Suara.com - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengalami momen spesial saat bersilaturahmi ke kediaman pendakwah Ustadz Adi Hidayat (UAH).
Dalam pertemuan yang penuh kehangatan tersebut, UAH memberikan peci kesayangannya sebagai hadiah kepada Seskab Teddy.
Saat dikonfirmasi, Seskab Teddy menjelaskan bahwa pemberian peci itu terjadi setelah dirinya berdiskusi dan bersilaturahmi dengan UAH, yang ia anggap sebagai seorang guru.
"Beliau kasih hadiah peci kesayangannya," ujar Seskab Teddy kepada Antara melalui pesan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin 17 Maret 2025.
Momen tukar peci ini diunggah melalui akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet dengan tagar #CatatanSeskab, yang merupakan unggahan pribadi dari Letkol Teddy Indra Wijaya.
"Hari yang istimewa! Bersyukur, di bulan suci Ramadan ini, bisa bersilaturahmi dan kembali menimba ilmu dari Gurunda Ustaz Adi Hidayat (UAH). Sungguh mencerahkan. Terima kasih banyak Ustadz @adihidayatofficial," tulis Seskab Teddy dalam unggahan tersebut pada Minggu (16/3).
Dalam sejumlah foto yang diunggah, terlihat Seskab Teddy membawa buku catatan kecil dan pulpen, menunjukkan kesungguhannya dalam mencatat ilmu yang diberikan oleh UAH.
Momen ini mendapat respons positif dari warganet, termasuk komentar dari akun @emiliawahyu1796 yang menuliskan, "Pak, slide terakhir tukaran peci lucu banget."
Akun Instagram @sekretariat.kabinet, yang kini memiliki lebih dari 1,1 juta pengikut.
Baca Juga: Beda Nasib Wita Nidia Hanifah di Tangan Mayor Teddy dan Kapten Praditya Yoga, Bak Langit dan Bumi
Kerap membagikan aktivitas harian serta rangkuman kegiatan mingguan Seskab Teddy Indra Wijaya.
Unggahan terkait pertemuan dengan UAH ini pun menjadi salah satu yang menarik perhatian publik.
Menampilkan sisi lain dari seorang pejabat negara yang tetap haus akan ilmu dan menjunjung tinggi nilai-nilai silaturahmi.
Momen sederhana seperti ini tidak hanya memperlihatkan hubungan baik antara pejabat dan ulama.
Tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus belajar dan menjaga kebersamaan.
Terlebih di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
Berita Terkait
-
Beda Nasib Wita Nidia Hanifah di Tangan Mayor Teddy dan Kapten Praditya Yoga, Bak Langit dan Bumi
-
Raffi Ahmad Sahur Bareng Mayor Teddy dan Sufmi Dasco, Publik Tebak Topik Obrolan: Tes Menu Makan Siang Gratis
-
Momen Lawas Kedekatan Prabowo dan Mayor Teddy Saat Naik Mobil Mewah Jadi Sorotan, Fortuner Kalah Kelas
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan
-
Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?
-
Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh
-
Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha
-
Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi
-
Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat
-
Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak
-
Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas
-
BEM KSI: Dasco Selesaikan Masalah Dana Umat Katolik Secara Bijak, Isunya Jadi Tak Melebar
-
Anak 14 Tahun Tewas Dirudal Israel di Palestina