Suara.com - Dua dekade setelah salah satu kasus pembunuhan paling mengerikan dalam sejarah Irlandia, duo bersaudara yang dijuluki "Scissor Sisters," Linda dan Charlotte Mulhall, kembali menjadi perbincangan.
Pembunuhan brutal terhadap Farah Swaleh Noor, pacar ibu mereka, Kathleen Mulhall, pada Maret 2005, hingga kini masih membekas di ingatan publik karena kekejaman dan detail mengerikan yang menyertainya.
Kejadian tragis ini bermula pada akhir pekan St. Patrick 20 tahun silam, ketika Linda (30) dan Charlotte (22) terlibat dalam pesta narkoba dan alkohol bersama Noor, seorang pria berusia 40 tahun asal Somalia yang telah tinggal di Irlandia sejak 1996.
Noor, yang dikenal memiliki riwayat kekerasan terhadap perempuan, termasuk tuduhan pemerkosaan, tinggal bersama Kathleen dan Linda di Dublin saat itu.
Menurut laporan, suasana memanas setelah Noor diduga mencoba memperkosa salah satu dari kedua saudari tersebut, memicu serangan brutal yang mengakhiri hidupnya.
Charlotte menikam Noor sebanyak 27 kali dengan pisau Stanley, sementara Linda memukuli kepalanya dengan palu cakar.
Setelah korban tewas, keduanya memotong kepala dan penis Noor, bagian tubuh yang hingga kini tak pernah ditemukan sebelum memutilasi jasadnya menjadi potongan kecil di kamar mandi selama berjam-jam.
Potongan tubuh itu kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik dan dibuang ke Royal Canal di Dublin.
Kepala korban sempat disembunyikan sebelum dipindahkan lagi, sementara Kathleen turut membantu membersihkan lokasi kejadian.
Sepuluh hari kemudian, pada 30 Maret 2005, kaki Noor yang masih mengenakan kaus kaki ditemukan mengambang di kanal dekat Jembatan Ballybough, tak jauh dari Croke Park.
Baca Juga: Penemuan Struktur Persegi di Mars Buat Geger, Teori Konspirasi Baru Muncul!
Penemuan itu mengungkap kasus yang oleh Hakim Paul Carney disebut sebagai "pembunuhan paling mengerikan" dalam kariernya.
Mantan Kepala Detektif Frank Keenaghan juga menggambarkan kejahatan ini sebagai sangat mengejutkan.
"Orang-orang di seluruh negeri membicarakan bagaimana seseorang bisa dibunuh, dipotong-potong, dan dibuang begitu saja." katanya.
Hukuman dan Kehidupan Setelahnya
Charlotte Mulhall dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas tuduhan pembunuhan, menjadikannya narapidana wanita dengan masa tahanan terlama di Irlandia saat ini.
Di penjara Limerick, ia dilaporkan telah berubah menjadi narapidana teladan, mengikuti kelas pendidikan dan kebugaran.
Namun, masa tahanannya tak lepas dari kontroversi—mulai dari foto dirinya mengacungkan pisau ke tenggorokan narapidana pria pada 2008, hingga tuduhan hubungan tidak pantas dengan staf penjara pada 2014.
Berita Terkait
-
Penemuan Struktur Persegi di Mars Buat Geger, Teori Konspirasi Baru Muncul!
-
Skena Banget, TikToker Mirip Wakil Presiden Indonesia Bikin Publik Geger: Mas Gibran Kalau Gak Nurut Sama Bapaknya..
-
Kasus Korupsi Pertamax Bikin Geger, Adegan Sinetron Azab Pelaku BBM Oplosan Viral: The Simpsons Versi Lokal
-
Tepi Barat Memanas: Irlandia Serukan Aksi Internasional Hentikan Israel
-
Kerangka Wanita Tanpa Kepala di Rawa Irlandia Ungkap Ritual Mengerikan 2000 Tahun Lalu
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing