Beberapa klaim manfaat garam Himalaya yang sering disebutkan meliputi:
- Menyeimbangkan elektrolit dalam tubuh
- Meningkatkan hidrasi
- Membantu detoksifikasi tubuh
- Meningkatkan kualitas tidur
- Mengurangi kram otot
Meskipun garam Himalaya memang mengandung berbagai mineral, jumlahnya relatif kecil dibandingkan dengan kebutuhan harian manusia. Oleh karena itu, manfaatnya tidak jauh berbeda dengan garam biasa.
Banyak mitos soal manfaat garam himalaya. Salah satunya soal meredakan asam lambung. Berikut beberapa mitos dan fakta tersebut:
- Mitos: Garam Himalaya Bisa Meredakan Asam Lambung
Fakta: Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa garam Himalaya dapat mengatasi asam lambung. Justru, konsumsi garam berlebihan bisa meningkatkan risiko naiknya asam lambung karena dapat menyebabkan retensi cairan dan meningkatkan tekanan di dalam perut. - Mitos: Garam Himalaya Lebih Sehat dari Garam Biasa
Fakta: Kandungan mineral dalam garam Himalaya memang lebih banyak dibandingkan garam meja biasa, tetapi dalam jumlah yang sangat kecil sehingga manfaat kesehatannya tidak signifikan. - Mitos: Garam Himalaya Bisa Mengurangi Tekanan Darah
Fakta: Sama seperti garam lainnya, garam Himalaya mengandung natrium yang dapat meningkatkan tekanan darah jika dikonsumsi berlebihan.
Garam Himalaya memang memiliki tampilan yang menarik dan mengandung beberapa mineral tambahan, tetapi manfaat kesehatannya tidak jauh berbeda dari garam biasa.
Klaim bahwa garam Himalaya dapat meredakan asam lambung atau memiliki efek kesehatan luar biasa perlu dikritisi dan tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat.
Oleh karena itu, konsumsi garam, baik Himalaya maupun garam biasa, tetap perlu dibatasi sesuai anjuran kesehatan untuk menghindari risiko kesehatan seperti hipertensi dan gangguan pencernaan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah PDIP di Balik Aksi Indonesia Gelap?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM