Jumlah Penumpang Pesawat
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola utama 37 bandara di Indonesia mencatat.
Bahwa jumlah angkutan penumpang penerbangan masa mudik Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi telah menyentuh angka 2,17 juta.
Angka pergerakan penumpang pesawat tersebut didapat dari bandara-bandara Angkasa Pura Indonesia selama lima hari penyelenggaraan angkutan Lebaran atau pada 21 sampai 25 Maret 2025.
"Jumlah penumpang pesawat di bandara-bandara InJourney Airports secara kumulatif mencapai 2,17 juta penumpang atau naik sekitar 7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 2,02 juta penumpang," kata Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi melalui keterangan tertulis diterima di Tangerang, Banten, Rabu 26 Maret 2025.
Ia mengatakan, dari jumlah 2,17 juta itu didapat atas pergerakan lalu lintas penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang sebanyak 719 ribu penumpang.
I Gusti Ngurah Rai Bali sebanyak 278 ribu penumpang, Juanda Surabaya sebanyak 192 ribu penumpang, Sultan Hasanuddin Makassar sebanyak 136 ribu penumpang, dan Kualanamu Deli Serdang 98 ribu penumpang.
"Kebijakan WFA (work from anywhere) yang diterapkan sejumlah instansi juga sangat membantu penyebaran keberangkatan pemudik," katanya.
Menurut dia, untuk di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara tersibuk di Indonesia terdapat lonjakan penumpang pesawat pada angkutan Lebaran ini, sejalan dengan program rebalancing.
Baca Juga: Pelindo Berangkatkan Ribuan Pemudik dari Tanjung Priok
"Melalui program ini sejumlah maskapai berangkat operasional dari satu terminal ke terminal lainnya untuk optimalisasi kapasitas Terminal 1, 2 dan 3, sehingga dapat melayani penumpang dengan baik," katanya.
Selama tanggal 21 sampai dengan 25 Maret, jumlah pergerakan pesawat mencapai 16.972 penerbangan atau naik tipis 0,2 persen dibandingkan dengan sebelumnya.
Pada periode ke lima hari angkutan lebaran ini, jumlah penerbangan tambahan (extra flight) yang telah dioperasikan maskapai di bandara InJourney Airports mencapai 329 extra flight.
"Pada angkutan Lebaran tahun ini, maskapai jarang sekali melakukan retiming (perubahan waktu penerbangan), sehingga membantu penanganan penumpang di tengah peak season, di mana dalam 5 hari angkutan Lebaran sudah ada 339 extra flight yang dioperasikan" ujar dia.
Dalam hal ini, untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran Injourney telah meluncurkan sejumlah program pelayanan di bandara-bandara yang ada di bawah pengelolaannya.
Pada Angkutan Lebaran 2025, bandara-bandara InJourney Airports menjalankan program aktivasi yang mencakup, antara lain Look & Feel Ambience, On Ground Activation, Online Activation dan Tenant Activation & Promotion.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Registrasi Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Pelaksanaan SNBP Terbaru
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal