Suara.com - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengaku dirinya tidak akan ikut open house atau halal bihalal dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka Jakarta hari ini, Senin (31/3). Politisi PSI itu menyampaikan kalau dirinya akan bersalaman langsung dengan Presiden Prabowo saat bertemu di Masjid Istiqlal usai salat Ied.
"Saya salaman di sini aja InsyaAllah. Kebetulan ada acara keluarga," ujar Raja Juli ditemui awak media di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (31/3/2025).
Sebelumnya dijadwalkan kalau Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih akan halal bihalal di Istana Merdeka pukul 9 pagi.
Raja Juli menambahkan, dirinya juga tidak akan menggelar open house di kantor Kementerian Kehutanan.
"Saya dari awal Ramadan sudah umumkan kepada seluruh staf saya tidak akan ada open house supaya mereka bisa mudik di rumah keluarga masing-masing," katanya.
Bertepatanan dengan momen Idul Fitri, Raja Juli menuturkan permohonan maaf kepada masyarakat.
"Alhamdulillah kita masih diberi kesempatan untuk sama-sama merayakan hari kemenangan Idul Fitri. Atas nama pribadi dan Kementerian Kehutanan, saya mengucapkan Minal aidin walfaizdin. Mohon maaf lahir dan batin," pungkasnya.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto akan gelar gelar griya atau open house di Istana Merdeka, Jakarta. Acara tersebut juga mengundang seluruh mantan Presiden dan mantan Wapres RI. Serta masyarakat umum diperbolehkan hadir.
Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih melaksanakan salat Idul Fitri 1446 H di Masjid Istiqlal Jakarta, Senin (31/3). Mereka datang silih berganti menggunakan mobil dinas masing-masing sejak pukul 06.15 WIB.
Baca Juga: Mudik dan Reuni Keluarga: Antara Kebahagiaan dan Pertanyaan Menyebalkan
Pantauan suara.com di lapangan, nampak beberapa menteri yang sudah hadir di antaranya, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri PDTT Yandri Susanto, dan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding.
Selanjutnya, Menteri Investasi dan Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, dan Menko PMK Pratikno.
Hadir pula Wamen Perdagangan Dyah Roro Esti, Wamen Kebudayaan Giring Ganesha, serta Wamen Dalam Negeri Bima Arya. Terlihat juga penasihat khusus presiden bidang pertahanan nasional, Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurahman.
Salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal dimulai pukul 07.00 WIB. Ibadah tersebut diketahui juga turut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Rakabuming Raka. Namun keduanya masuk dari pintu yang berbeda dengan para menteri.
Setelah salat Ied, Prabowo beserta jajaran kabinetnya dijadwalkan akan halal bihalal atau open house di Istana Merdeka Jakarta pada pukul 9 pagi. Masyarakat disilakan langsung hadir ke Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, tepatnya menghadap ke Taman Monumen Nasional.
Presiden Prabowo salat Ied di Istiqlal
Tag
Berita Terkait
-
Jajaran Kabinet Merah Putih Salat Ied di Istiqlal, Ada AHY Hingga Giring
-
Prabowo Dan Gibran Kompak Salat Ied Pakai Baju Muslim Putih, Jokowi Tetap di Solo
-
Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal Bareng Didit, Gibran, dan Jan Ethes, Jemaah Berdiri Abadikan Foto
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1446 Hijriah, Harap Lebaran jadi Momen Perkokoh Persatuan
-
Mudik dan Reuni Keluarga: Antara Kebahagiaan dan Pertanyaan Menyebalkan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun