Program tersebut tidak hanya memberikan perlindungan dasar seperti tempat tinggal dan kesehatan, tetapi juga memastikan akses pendidikan, pelatihan vokasional, dan reintegrasi sosial.
Misalnya, korban napza mendapat rehabilitasi komprehensif, sementara lansia terlantar memperoleh pendampingan hingga akhir hayat.
Kemensos juga mengoptimalkan kolaborasi dengan pemda, LSM, dan dunia usaha untuk memperluas jangkauan.
Sementara itu di Sentra Mulya Jaya, kerja sama dengan CSR perusahaan setempat telah membuka akses pelatihan teknis bagi disabilitas.
"Ini contoh sinergi yang kami dorong. Kemandirian kelompok rentan harus didukung seluruh pihak," ucap Gus Ipul.
Refleksi Idulfitri
Momen Idulfitri kali ini dijadikan Gus Ipul sebagai bahan refleksi atas tanggung jawab negara dalam mengangkat harkat kelompok marjinal.
Dalam khotbahnya, ia mengingatkan bahwa pertolongan Allah SWT bisa datang melalui program-program keadilan sosial.
"Jangan putus asa. Kemensos hadir sebagai perpanjangan tangan negara untuk memastikan tidak ada yang tertinggal," kata Gus Ipul.
Baca Juga: Kemensos Pegang 211 Titik Lokasi Sekolah Rakyat, Salah Satunya STPL Bekasi
Ke depan, Kemensos berencana untuk memperbanyak sentra terintegrasi di daerah tertinggal, memperkuat infrastruktur pendataan, serta meningkatkan alokasi pendamping sosial. Langkah ini diharapkan mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem, sesuai target RPJMN 2025-2029.
Dengan merayakan Idulfitri di tengah masyarakat rentan, Gus Ipul dan Kemensos mengirimkan pesan jelas: perlindungan sosial bukan hanya tentang bantuan, tetapi tentang memanusiakan dan memberdayakan.
Seperti doa yang dipanjatkan usai salat, semangat Idulfitri menjadi pengingat bahwa kesejahteraan sosial adalah cermin kemajuan bangsa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel