Suara.com - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan atau Kemenko Polkam melalukan pemantauan terhadap kunjungan keluarga yang ada di Lembaga Pemasyarakatan atau LP Cipinang.
Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Marsda TNI Eko Dono mengatakan, pengecekan pada keluarga dilaksanakan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.
“Pelaksanaan kunjungan Keluarga kepada Warga Binaan dilaksanakan dengan tetap mengedepankan rasa kemanusian dan melaksanakan pengamanan yang ketat guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan,” kata Eko, saat di lokasi Selasa (1/4/2025).
Eko juga melakukan pemantauan langsung di tengah kunjungan pihak keluarga dengan para warga binaan, barang bawaan juga menjadi sorotan agar mengantisipasi barang-barang terlarang yang bisa diselundupkan.
“Hasil perbincangan dengan salah anggota keluarga binaan yang melaksanakan kunjungan. Bahwa yang bersangkutan sebagai masyarakat mengeluhkan belum sepenuhnya memahami bagaimana proses hukum, sementara untuk prosedur pelayanan sudah baik dan teratur karena pengunjung diberikan nomor antrian,” jelasnya.
Adapun jam besuk keluarga warga binaan dibatasi hingga pukul 16.00 WIB. Sementara jam kunjungan dimulai sejak pukul 09.00 WIB.
“Dalam kunjungan keluarga tersebut dan pelaksanaan hari kedua setelah lebaran ini akan berlangsung dari pukul 09.00 sampai 12.00 dan 13.00 sampai 16.00 WIB,” jelasnnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Lapas Cipinang Wachid Wibowo menegaskan bahwa koordinasi dengan berbagai instansi, termasuk Kemenko Polkam, menjadi bagian dari strategi dalam menyelenggarakan layanan kunjungan yang optimal.
"Kami ingin memastikan bahwa warga binaan dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarganya dalam suasana yang aman dan tertib. Kehadiran Tim Siaga Pemantauan Kemenko Polkam ini semakin memperkuat komitmen kami untuk menghadirkan layanan yang humanis dan berkualitas," kata Wachid.
Dengan pemantauan langsung dari Kemenko Polkam, Lapas Cipinang memastikan layanan kunjungan Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur pemasyarakatan.
Langkah ini sejalan dengan prinsip “Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat bagi Masyarakat”, di mana setiap kebijakan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga berdampak positif bagi keluarga mereka dan masyarakat luas.
Sebelumnya, atau pada hari H lebaran Idul Fitri, Kemenko Polkam juga melaksanakan kunjungan ke tempat-tempat wisata yang ada di wilayah Jakarta. Kunjungan dilakukan guna memastikan keamanan masyarakat saat liburan Idul Fitri.
"Kemenko Polkam sengaja melakukan kegiatan monitoring di lapangan khususnya tempat rekreasi dan keramaian guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat liburan idulfitri," kata Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Kemenko Polkam, Brigjen Pol Asep Jenal Ahmadi, Senin (31/3/2025) kemarin.
Asep menjelaskan, pihaknya melakukan pemantauan langsung dari pos keamanan yang ada di Taman Impian Jaya Ancol, serta Taman Mini Indonesia Indah.
Saat melalukan monitoring, Asep mengaku, jika masyarakat yang tidak ikut dalam mudik lebaran sangat antusias berkunjung ke tempat wisata.
Berita Terkait
-
Pemerintah Lakukan Pengamanan Kegiatan Salat Idul Fitri dan Lokasi Rawan Bencana
-
Cara Perusahaan BUMN Dongkrak Ekonomi Warga Binaan
-
Tindak Lanjut Keinginan Prabowo Beri Amnesti ke Warga Binaan, Menteri Hukum Paparkan Ini di Istana
-
Kemensos dan Kemen Imipas Jalin Kerjasama Rehabilitasi Sosial Warga Binaan
-
Bongkar Praktik Licik Lapas Tanjung Raja, Robby Minta Tolong Presiden Prabowo
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung
-
Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan
-
Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi
-
Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran
-
Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?
-
Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel
-
Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK
-
4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan
-
Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok
-
Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya