Di bawah perjanjian gencatan senjata yang dimediasi oleh PBB, Hizbullah diharuskan menarik pasukannya ke utara Sungai Litani dan membongkar infrastruktur militernya di selatan, sementara Israel diwajibkan menarik pasukannya ke luar Garis Biru, perbatasan de facto yang ditetapkan oleh PBB.
Namun hingga kini, Israel masih mempertahankan lima posisi militer yang mereka anggap “strategis,” melewati dua tenggat waktu penarikan.
Ketegangan antara Israel dan Hizbullah tetap tinggi sejak konflik terbuka yang pecah pada September lalu, dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda meskipun ada upaya gencatan senjata.
Perang antara Israel dan Hamas kembali pecah pada 7 Oktober 2023, ketika Hamas melancarkan serangan besar-besaran ke wilayah Israel, menewaskan ratusan warga sipil dan tentara.
Serangan balasan Israel ke Jalur Gaza pun berlangsung brutal, dengan pengeboman intensif yang menewaskan ribuan warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak.
Konflik ini memicu krisis kemanusiaan besar di Gaza, menghancurkan infrastruktur dan memaksa jutaan orang mengungsi.
Meski sempat ada gencatan senjata sementara, serangan dan balasan terus terjadi, termasuk eskalasi di Lebanon selatan antara Israel dan Hizbullah.
Israel menyatakan bahwa tujuannya adalah menghancurkan infrastruktur militer Hamas, sementara Hamas dan kelompok lain menyebut aksi mereka sebagai perlawanan terhadap pendudukan.
Komunitas internasional telah menyerukan de-eskalasi dan solusi jangka panjang, namun hingga kini tidak ada tanda-tanda akhir dari konflik yang telah berlangsung puluhan tahun ini.
Baca Juga: Gaza Terancam Terbelah: Netanyahu Umumkan Rencana Koridor Militer Kontroversial
Berita Terkait
-
Gaza Terancam Terbelah: Netanyahu Umumkan Rencana Koridor Militer Kontroversial
-
Israel Invasi Suriah! 9 Tewas, Dunia Diminta Bertindak
-
Gaza: Ladang Ranjau Tak Terlihat, Anak-Anak Jadi Korban Utama Setelah Gencatan Senjata
-
Doa dan Air Mata di Lebanon Selatan: Idul Fitri di Tengah Gempuran Israel
-
Pihak Academy Minta Maaf atas Respons Serangan Israel terhadap Hamdan Ballal
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Pasar dan Investasi Jadi Bidikan, Indonesia Sambut Strategi Ekonomi BRICS 2030
-
Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Anung Jamin Pengaturan Lalu Lintas Jakarta Tetap Aman
-
15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!
-
Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II
-
Indonesia Pertama di ASEAN Pasang Pompa Jantung Terkecil Dunia, Pasiennya Penjual Nasi Uduk
-
Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda
-
Gandeng KPK dan OJK, Kemenhut Janji Sikat Mafia Satwa Sampai ke Akar
-
Pramono Prioritaskan JIS untuk Persija, Acara Konser Nanti Dulu
-
United for Jakarta, Misi Besar Bank Jakarta Bawa Persija Angkat Trofi di HUT ke-500
-
Ancaman Perang Dongkrak Harga Emas, Logam Mulia Lokal Sudah Ada Tanda-tanda Naik