Suara.com - Dinas Perhubungan Provinsi Jakarta menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi parkir liar di sekitar Monas, Jakarta Pusat. Beberapa langkah tersebut mulai dari menangkap juru pakir liar hingga menyiapkan mobil derek.
Kepala Suku Dinas Jakarta Pusat Wildan Anwar menyebut sejumlah petugas telah disebar ke beberapa titik yang kerap dijadikan lokasi parkir liar. Mereka telah diimbau untuk melakukan penertiban sesuai dengan standar operasional prosedur atau SOP.
"Pertama 15 menit awal dilalukan gebah usir parkir liar dan selanjutnya lakukan tindakan sesuai aturan yaitu; derek mobil pelanggar parkir dan tilang," kata Wildan kepada wartawan, Sabtu (5/4/2025).
Menurut Wildan, petugas juga telah diimbau untuk tidak melakukan tindakan berupa pengempisan atau penggembosan ban mobil. Tujuannya demi menjaga suasana operasi penertiban lebih simpatik dan humanis.
"Jadi tidak ada pengempisan ban, kami sudah siapkan empat derek," ungkapnya.
Adapun terkait juru pakir liar atau jukir liar, para petugas di lapangan telah diperintahkan untuk menangkap. Para jukir liar itu nantinya akan diserahkan kepada Satpol PP untuk diproses hukum.
Sebelumnya Dinas Perhubungan Provinsi Jakarta melakukan penertiban terhadap sejumlah kendaraan yang parkir liar di sekitar kawasan Monas, Jakarta Pusat. Kendaraan yang pakir sembarangan itu dikenakan sanksi berupa kempis ban.
Ramai Pengunjung
Sejumlah pengunjung memadati Monas selama masa libur Lebaran Idulfitri Fitri 1446 Hijriah. Berdasar data pada Jumat, 4 April 2025 tercatat jumlah pengunjung mencapai 13.553 orang. Mereka bukan hanya wisatawan domestik, tetapi juga mancanegara.
Baca Juga: Jukir Liar di Jakarta Masih Marak, Rano Karno: Nggak Setiap Hari Mereka Lakukan Itu
Kepala unit pengelola kawasan (UPK) Monas Muhammad Isa Sarnuri menyebut sejak pukul 06.00 hingga 08.00 WIB, sudah ada 1.317 pengunjung yang terdiri dari 1.100 orang dewasa, 212 anak-anak, dan 5 orang wisatawan mancanegara yang berasal dari Korea Selatan dan Inggris.
“Selanjutnya kunjungan kawasan Monas hari Jumat, 4 April 2025 dari pukul 08.00-10.00 WIB itu mencapai 2.469 orang,” kata Isa dalam keterangannya, Jumat (4/4/2025).
Mereka terdiri dari 1.406 orang dewasa, 1.033 anak-anak, dan 30 orang wisatawan mancanegara dari China, Rusia, Mexico, Arab, dan Inggris.
Kemudian pada pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WB, Monas menerima 3.706 pengunjung dengan rincian 2.362 orang dewasa, 1.303 anak-anak, dan 41 wisatawan asing dari China, Korea, Brazil, Uzbekistan, Amerika Serikat, Italia, dan Prancis.
“Jumlah kunjungan kawasan Monas hari Jumat, 4 April 2025 dari jam 12.00-14.00 WIB 2.983 orang,” imbuhnya.
Dia memerinci pengunjung terdiri dari 1.946 dewasa, 1.002 anak-anak, dan 35 wisatawan dari luar negeri yaitu China, Rusia, Arab, Inggris, Korea, Amerika Serikat, India, dan Denmark.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Keponakan Prabowo Siap Masuk Kabinet? Ini 3 Pos Menteri yang Paling Mungkin Diisi Budisatrio
-
Satgas PKH Siap Hadapi Gugatan Korporasi Usai Pencabutan Izin Usaha di Sumatera
-
28 Perusahaan di Aceh, Sumut, dan Sumbar Dicabut Izin Usahanya oleh Satgas PKH, Apa Alasannya?
-
Mendagri Fokuskan Pengendalian Komoditas Pangan untuk Jaga Inflasi
-
MAKI Desak KPK Naikkan Status Dugaan Rekening Gendut Istri Pejabat Kemenag Agar Bisa Diblokir
-
Pelanggaran Disiplin ASN, Kementan: Penanganan Indah Megahwati Mengacu pada Peraturan yang Berlaku
-
Sesar Opak Picu Gempa M 4,5 di Bantul, BMKG Catat Puluhan Gempa Susulan
-
Sidang Paripurna, DPR Sepakat Polri Berada di Bawah Presiden
-
Sosok Arief 'Anak Kali' yang Menaruh Asa di Ciliwung Lewat Konten Ikan Sapu-Sapu
-
Ahok Respons Kasus Kerry Riza: Tidak Ada Oplosan, Tuduhan Korupsi Rp285 T Itungan Dari Mana?