Meski etalase telah kosong, antusiasme pembeli tak mereda.
Untuk menjawab situasi ini, pihak Galeri tetap membuka layanan pembelian melalui sistem pre order (PO).
Dalam sistem ini, harga emas langsung dikunci (lock) sesuai dengan tanggal transaksi, memberikan kepastian harga bagi pembeli meski barang belum tersedia secara fisik.
Strategi ini menjadi solusi cerdas di tengah lonjakan minat dan fluktuasi harga, sekaligus menegaskan bahwa demam emas di Palembang belum akan surut dalam waktu dekat.
"Saat ini ada ratusan nasabah yang masuk daftar tunggu PO. Mereka tetap melakukan pembayaran lunas di awal, tinggal menunggu barangnya datang," lanjut Ricky.
Namun, di balik tingginya minat dan derasnya arus transaksi, satu tantangan besar masih membayangi: ketidakpastian waktu pengiriman.
Galeri 24 Palembang sepenuhnya bergantung pada distribusi emas dari kantor pusat, yang artinya kedatangan barang bisa berlangsung cepat atau justru molor tanpa kepastian.
Ketidakpastian ini tak menyurutkan langkah Galeri untuk tetap membuka sistem pre order.
“Kami belum bisa tentukan kapan barang sampai. Tapi sistem PO tetap kami jalankan karena minat pembeli tidak bisa dibendung,” ujar Ricky Darmawan menggambarkan betapa tingginya antusias masyarakat meski harus menunggu emas idaman mereka.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Rabu 16 April 2025: Antam Stabil, UBS dan Galeri24 Turun! Saatnya Beli?
Fenomena “emas FOMO” atau ketakutan ketinggalan momen beli emas bukan hanya merambah Palembang, tapi juga menggema di berbagai kota besar lain di Indonesia.
Meski begitu, Palembang mencatat tren yang paling mencolok: permintaan terus melonjak justru saat harga emas menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarah penjualan Galeri 24.
Salah satu nasabah, Nur Aisyah (38), warga Plaju, mengaku rela ikut sistem PO meski harus menunggu tanpa kepastian.
“Yang penting emasnya dapat. Lebih baik nunggu daripada nyesal nanti kalau harga makin tinggi,” ujarnya dengan nada optimis.
Galeri 24 sendiri mengingatkan calon pembeli untuk tetap berhati-hati dalam membeli emas, terutama saat harga sedang tinggi. Namun selama permintaan terus meningkat dan masyarakat yakin emas adalah investasi yang aman, Galeri 24 menyatakan siap melayani sistem PO dalam jumlah berapa pun.
Dengan tren harga yang belum menunjukkan tanda-tanda penurunan, pasar emas Palembang diprediksi masih akan terus bergolak dalam beberapa pekan ke depan. Satu yang pasti, kepanikan beli emas kini bukan lagi sekadar tren musiman, melainkan gejala psikologis kolektif akan nilai lindung aset dalam situasi ekonomi yang tak menentu.
Tag
Berita Terkait
-
Harga Emas Hari Ini Rabu 16 April 2025: Antam Stabil, UBS dan Galeri24 Turun! Saatnya Beli?
-
Harga Emas Hari Ini: Antam Stabil, UBS-Galeri24 Turun Tipis di Pegadaian
-
Harga Emas Antam Terbaru, Rabu 16 April 2025
-
Harga Emas Antam Stabil di Rp1,896 Juta per Gram, Buyback Turun Tipis
-
Harga Emas di Pegadaian Kompak Turun: Antam, UBS, dan Galeri24 Terkoreksi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah