Suara.com - Viral di media sosial, SD Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar nonton bareng alias nobar film Jumbo dengan membawa seluruh muridnya.
Dari video yang beredar di media sosial terlihat pihak sekolah sampai menyewa puluhan mobil angkot untuk memboyong murid-murid dan para guru.
Kegiatan itu sampai mencuri perhatian sutradara film Jumbo, Ryan Adriandhy. Dia turut membagikan ulang video keseruan nobar yang dibuat pihak sekolah ke akun X pribadinya.
"Teman-teman SD UMP Purwokerto sampai sewa 47 angkot untuk nobar Film Jumbo. Semoga core memory ya, Dek," tulis Ryan pada unggahannya di X, dikutip Jumat (18/4/2025).
Komika yang juga dikenal sebagai animator itu mengaku terharu mengetahui karyanya disaksikan oleh ratusan murid SD.
"Selamat nonton kakak terharu banget, tau nggak," sambungnya.
Dari video yang diunggah ulang Ryan, nampak para murid tersenyum lebar sambil melambaikan tangan dari jendela angkot ketika perjalanan ke bioskop. Dari keterangan di video, mereka menonton di bioskop Rajawali, Purwokerto.
Pihak sekolah, melalui video itu dituliskan kalau kegiatan nobar itu bukan sekadar hiburan, tapi bentuk pembelajaran dan kebersamaan.
Postingan Ryan Andriandhy langsung curi perhatian di media sosial dengan telah dilihat hamlir 200 ribu hanya dalam beberapa jam. Serta dapat banyak dukungan dari warganet. Salah satunya, komika Pandji Pragiwaksono yang ikut terharu.
Baca Juga: Jumbo Tembus 4 Juta Penonton, Ryan Adriandhy Umumkan Segera Open Mic
"Betapa rindunya ternyata masyarakat Indonesia akan film bagus untuk keluarga," komentar Pandji.
film Jumbo bercerita tentang Don, seorang anak laki-laki yang sering diejek karena tubuhnya yang besar dan dijuluki "Jumbo".
Don berusaha membuktikan dirinya dengan membuat pertunjukan buku dongeng peninggalan orang tuanya. Ia dibantu sahabat-sahabatnya, Nurman dan Mae, dan juga Oma yang selalu mendukung.
Disaksikan 3 Juta Penonton Dalam 2 Pekan
Setelah melewati angka dua juta penonton dalam 11 hari, film animasi “Jumbo” telah disaksikan oleh tiga juta penonton Indonesia dalam waktu dua pekan tayang di bioskop sejak Lebaran 2025.
Penulis dan sutradara “Jumbo” Ryan Adriandhy mengungkapkan rasa bangga karena film animasi garapannya disambut baik oleh masyarakat Indonesia.
Berita Terkait
-
Jumbo Tembus 4 Juta Penonton, Ryan Adriandhy Umumkan Segera Open Mic
-
Eksistensi Hantu di Film Jumbo jadi Polemik, Disebut Ancaman Akidah Anak
-
Sederhana Tapi Penonton Tak Sadar, Ryan Adriandhy Ungkap Cara Kemas Film Jumbo
-
Sukses Besar, Ryan Adriandhy Mau Rilis Film Jumbo Versi Directors Cut?
-
Pecah Telur! Jumbo Jadi Film Animasi Terlaris Asia Tenggara Sepanjang Masa
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Tito Karnavian resmikan huntara Agam, dorong percepatan bantuan dan validasi data korban bencana.
-
Peluang Bonus Demografi, Wamen P2MI Sebut Gejolak Global Belum Surutkan Permintaan PMI
-
Menteri Trenggono Pingsan Saat Pimpin Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR
-
Update Terbaru Kenaikan Gaji PNS, PPPK, dan TNI-Polri Tahun 2026
-
Update Banjir Jakarta Minggu Pagi: 19 RT Masih Terendam, Ratusan Warga Bertahan di Pengungsian
-
Lawatan Selesai, Ini Rangkuman Capaian Strategis Prabowo di Inggris, Swiss dan Prancis
-
Laba Triliunan, Sinyal Tersendat: Paradoks IndiHome di Bawah Raksasa Telekomunikasi
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI