Suara.com - Puluhan Bhikkhu Thudong yang melakukan ritual perjalanan menuju Candi Borobudur telah memecahkan rekor. Demi sampai ke Indonesia, 39 Bhikkhu Thudong rela melintasi sejumlah negara selama empat bulan dengan cara berjalan kaki.
Sebelum menuju Candi Borobudur, puluhan Bhikkhu Thudong singgah ke di PIK 2, Jakarta Utara pada Sabtu (19/4/2025) kemarin. Para bhikhhu dari mancanegara itu pun mendapat sambutan ribuan santri yang membentangkan bendera Indonesia sepanjang 780 meter.
Ketua Thudong Jakarta 2025 Kevin WU dikutip pada Minggu (20/4/2025), menyebut jika ritual perjalanan Bhikkhu Thudong itu telah memecahkan rekor. Setelahnya, para bhikkhu juga melakukan pertapaan untuk mendoakan orang-orang yang hadir di acara itu.
Menurut Kevin Wu, perjalanan Biksu Thudong sepanjang 418 kilometer dari PIK menuju Candi Borobudur tidak hanya menjalankan misi toleransi antarumat beragama.
“Tapi apa yang disampaikannya lebih kepada bagaimana siapapun bisa berhasil melalui keuletan. Karena itu, ini tidak hanya sebagai misi spiritual melainkan sikap manusia,” ujarnya.
Selama perjalanan nantinya, Kevin mengungkapkan Biksu Thudong akan melintas beberapa wilayah di pantura, mulai dari Bekasi, Indramayu, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang, hingga Magelang.
Setiap harinya mereka akan berjalan puluhan kilometer dan singgah di beberapa vihara. Pengawalan ketat akan dilakukan disertai pengecekan kesehatan.
“Jadi nantinya mereka akan sampai ke Borobudur sekitar tanggal 10 Mei untuk mengikuti upacara Waisak,” kata Pria yang kini menjabat Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta.
Di sisi lain, Kevin mengharapkan keberadaan Biksu Thudong menjadi teladan kepada masyarakat Indonesia untuk lebih tekun dan ulet. Baginya siapapun akan berhasil selama bekerja keras.
Baca Juga: Tanggapi Desakan Jenderal Fachrul Razi dkk Copot Wapres, PSI Bela Gibran: Ini Mandat Rakyat!
Dukungan DPRD DKI
Sebelumnya, Sekretaris Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta, Justin Adrian menyambut baik penyelenggaraan acara Doa Kebangsaan dalam rangka Waisak 2569 BE/2025 yang akan digelar di Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk (PIK) pada pekan ini, Sabtu, 19 April 2025.
Justin menyebut kegiatan spiritual ini sebagai momentum penting untuk memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang ramah terhadap keberagaman dan memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata religi berskala internasional.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan spiritual Thudong yang dilakoni 38 Bhikkhu dari berbagai negara. Para Bhikkhu menempuh rute lebih dari 2.500 kilometer dari Bangkok, Thailand, melintasi Malaysia, Singapura, dan Batam sebelum tiba di Jakarta menjelang Hari Raya Waisak pada 12 Mei 2025.
“Kegiatan Thudong ini adalah bukti bahwa keberagaman di Indonesia adalah karunia kita. Agama Buddha merupakan salah satu agama yang diakui di Indonesia, dan Jakarta berkesempatan menjadi salah satu kota yang memfasilitasi kegiatan keagamaan tersebut,” ujar Justin.
Acara terbuka untuk umum itu akan berlangsung pukul 06.00–11.00 WIB, dengan rangkaian kegiatan seperti doa bersama lintas agama, pindapata (persembahan dana kepada Bhikkhu), sanghadana, dan pembacaan doa pemberkahan.
Acara ini difasilitasi oleh Agung Sedayu Group dan Salim Group, bekerja sama dengan Thudong International dan pengelola kawasan Si Mian Fo Riverwalk Island PIK.
Justin meminta dukungan penuh dari seluruh perangkat daerah agar penyelenggaraan acara berjalan lancar.
“Saya minta dinas-dinas terkait di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan segala dukungan yang memungkinkan agar umat Buddha bisa melangsungkan acaranya dengan sebaik mungkin,” kata politikus Partai Solidaritas Indonesia itu.
Ia juga menilai kegiatan semacam ini tak hanya bermakna spiritual, tetapi juga membuka ruang promosi kota Jakarta di mata dunia.
“Saya berharap Jakarta terus bisa menjadi salah satu destinasi wisata keagamaan, dengan kegiatan berskala nasional maupun internasional,” terang dia.
Lebih lanjut, Justin menegaskan pentingnya merawat budaya toleransi demi masa depan bangsa.
“Karena budaya toleransi seperti inilah yang mau kita wariskan kepada anak cucu kita, agar kita bisa membangun negara ini bersama-sama,” tutup dia.
Berita Terkait
-
Tanggapi Desakan Jenderal Fachrul Razi dkk Copot Wapres, PSI Bela Gibran: Ini Mandat Rakyat!
-
Sebut Jokowi Tak Punya Kewajiban Pamer Ijazah UGM, Pengacara: Lho Kok jadi Kayak Adu Tinju?
-
Sebut Pegawai Luhut Sosok Asli di Foto Ijazah UGM, Roy Suryo: Saya Pastikan 99,9 Persen Bukan Jokowi
-
Roy Suryo Uji Ijazah Jokowi Pakai Program ELA: Gambarnya Kotor, Banyak Bercak Kayak Kotoran Burung
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
Terkini
-
Tiffany & Co Plaza Senayan Disegel! Kilau Perhiasan Kini Tertutup Kertas
-
Whoosh Sesuaikan Jadwal 22 Hari Mulai 19 Februari, Listrik Malam Dimatikan
-
8 Fakta Usai Jokowi Jalani Pemeriksaan di Mapolresta Solo Terkait Kasus Ijazah Palsu
-
Buntut Saling Sindir Purbaya-Trenggono, Analis Ingatkan Persepsi Publik Kabinet Tak Kompak
-
Demokrat Dukung Langkah 'Bersih-Bersih' Prabowo, Herman Khaeron: Pejabat Kotor Hambat Ekonomi
-
Bawa Nasi Tumpeng, Warga Pati Syukuran di KPK Usai Sudewo Ditahan
-
Giliran Ojol Jadi Korban Jalan Berlubang di Grogol, Pramono Anung Hingga Bina Marga Minta Maaf
-
Teguran Keras Jaksa Agung: Stop Euforia Mewah di Ulang Tahun Badan Pemulihan Aset Kejaksaan!
-
KCIC Gandeng Trip.com, Tiket Whoosh Kini Bisa Dipesan Secara Global
-
Pilot-Kopilot Smart Air Tewas Ditembak KKB di Papua, KSAD Jenderal Maruli Tunggu Perintah Mabes TNI