Suara.com - Pakar strategi pariwisata nasional, Taufan Rahmadi mendorong pengembangan pariwisata kawasan pesisir di Jakarta. Ia bahkan menilai wilayah itu bisa menjadi model wisata urban Indonesia.
Pengembangan wisata urban disebutnya bisa dilakukan dengan memadukan antara hunian modern, pusat kuliner, hingga ruang terbuka. Dengan demikian kawasan itu bisa berkembang signifikan dan menjadi wisata unggulan.
Taufan mencontohkan salah satu yang sudah melakukannya adalah seperti Pantai Indah Kapuk (PIK).
“PIK itu sudah berkembang sangat pesat dan telah menjadi destinasi unggulan Jakarta. Kita bisa lihat ada banyak fasilitas modern dan distrik tematik seperti Aloha dan Pancoran yang didesain dengan sangat menarik,” ujar Taufan, kepada wartawan, Minggu (20/4/2025).
Taufan menyebut pengembangan kawasan yang sudah dilakukan menggunakan konsep kawasan yang menyatukan kebutuhan tempat tinggal, ruang bisnis, dan pariwisata dalam satu wilayah.
“Konsep integrasinya sangat bagus. Hunian, bisnis, dan pariwisata berjalan sejalan. Selain itu, lokasinya strategis—hanya 7 sampai 10 menit dari Bandara Soekarno-Hatta. Ini menjadi nilai tambah besar untuk menarik wisatawan,” jelasnya.
Pendiri Yayasan Inovasi Pariwisata Indonesia (YIPINDO) mengusulkan pengembangan atraksi baru seperti sirkuit balap atau kebun binatang bertema agar segmen wisatawan semakin luas. Namun, ia menggarisbawahi pentingnya memperkuat akses transportasi dan sinergi dengan destinasi lain di Jakarta.
“ini magnet baru bagi wisatawan yang ingin mencari pengalaman berbeda di Jakarta. Atraksi dan fasilitasnya beragam. Tapi yang perlu ditingkatkan adalah infrastruktur transportasi dan promosi bundling dengan destinasi lain di Jakarta,” katanya.
Ia meyakini, koneksi yang lebih kuat antara PIK dan titik-titik wisata lain akan meningkatkan kunjungan serta memperkokoh posisi Jakarta sebagai gerbang pariwisata nasional.
Baca Juga: Profesor LIPI: Uji Keaslian Ijazah Jokowi Harus Didorong ke Pengadilan, Bukan Kekeluargaan
"Kalau promosi dan konektivitasnya diperkuat, saya yakin kawasan pesisir bisa menjadi contoh kawasan wisata urban modern yang terintegrasi dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Alasan Dilirik Banyak Investor
Diberitakan sebelumnya, kawasan Jakarta Utara dianggap masih menjadi salah satu lokasi yang paling diminati para investor di Indonesia saat ini. Ekonom Universitas Surakarta, Agus Trihatmoko membeberkan sederet alasan atas hal ini.
Agus mengatakan, tren gaya hidup mewah belakangan semakin diminati. Karena itu, properti eksklusif di Jakarta Utara terus berkembang meski memiliki harga yang tergolong mahal.
Ia mencontohkan salah satu proyek yang jadi incaran adalah Pantai Indah Kapuk (PIK) dan kini juga tengah dikembangkan adalah PIK 2.
“Contohnya PIK 2 yang bukan lagi sekadar kawasan hunian. Ia menjadi simbol modernitas dan kemapanan kelas atas Indonesia. Dengan arah pembangunan menuju 2045, permintaan terhadap hunian mewah akan meningkat," ujar Agus kepada wartawan, Kamis (17/4/2025).
Berita Terkait
-
Profesor LIPI: Uji Keaslian Ijazah Jokowi Harus Didorong ke Pengadilan, Bukan Kekeluargaan
-
Tanggapi Desakan Jenderal Fachrul Razi dkk Copot Wapres, PSI Bela Gibran: Ini Mandat Rakyat!
-
Pramono Minta Satpol PP Berantas Parkir Liar di Tanah Abang: Itu Tugasnya, Bukan Bubarkan Orang Demo
-
Dongkol Anak Buah Bubarkan Demonstran Tolak UU TNI di DPR, Pramono Habis-habisan Marahi Satpol PP
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Kemenbud Turun Tangan! Pertegas Dukungan untuk Balinale demi Bawa Film Indonesia ke Panggung Dunia
-
Kebakaran Lahan Kepung Sisi Gerbang Tol Kramasan Ogan Ilir
-
Gara-Gara Diomelin Ibu di Dapur, The Sabron Family Sukses Beli Rumah di Usia Belasan!
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta