Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong komitmen untuk menciptakan mobilitas hijau melalui kebijakan terbaru yang mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan transportasi publik setiap hari Rabu.
Kebijakan ini tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 6 Tahun 2025, sebagai bagian dari strategi untuk mengurangi polusi udara serta mendorong pembangunan berkelanjutan.
Sejalan dengan semangat kebijakan tersebut, hari ini, Rabu (30/4/2025), Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turut ambil bagian dalam kampanye penggunaan transportasi umum.
Melalui akun media sosial X, Pramono Anung membagikan swafotonya saat berada di dalam bus Transjakarta untuk menghadiri kegiatan di wilayah Matraman, Jakarta Timur.
Dalam unggahannya, ia menulis, “Ikutan ASN yang pada selfie laporan ke saya, saya juga laporan. Selamat hari Rabu. Saya naik @PT_Transjakarta pagi ini dari Taman Suropati ke Matraman. Kalian pada naik apa?.”
Pramono Anung tampak duduk di dalam bus Transjakarta, berbaur dengan penumpang lain. Ia mengaku menikmati perjalanan tersebut karena bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Namun, di balik apresiasi terhadap langkah simbolik dari Pramono Anung, tanggapan masyarakat justru menunjukkan kekhawatiran atas kesungguhan para ASN dalam menjalankan kewajiban tersebut.
Pasalanya, instruksi Gubernur mewajibkan ASN untuk mengirimkan bukti berupa swafoto saat menggunakan angkutan umum, yang dilengkapi dengan keterangan lokasi, waktu, dan tanggal. Foto ini dikirimkan ke admin kepegawaian sebagai bentuk pelaporan atau absensi.
Sayangnya, sejumlah warganet di media sosial menyoroti potensi kecurangan yang dilakukan oleh oknum ASN. Seorang pengguna media sosial dengan nama @pant**** menulis, “Kocak pengalaman hari ini, di terminal bayangan Jaklingko pagi-pagi banyak ASN selfie di angkot, turun lagi, terus naik motor menuju ke tempat kerja.”
Baca Juga: Tak Gunakan Transportasi Publik ke DPR, Alasan Pramono Naik Mobil Dinas: Waktunya Mepet
Unggahan ini menggambarkan kekhawatiran bahwa kewajiban tersebut hanya dipenuhi secara formalitas, tanpa adanya komitmen nyata terhadap tujuan kebijakan.
Kekhawatiran serupa juga diungkapkan pengguna lain, seperti @h15**** yang mempertanyakan mekanisme pelaporan yang digunakan. Ia menulis, “Pakai apps pak buat laporan teamnya? App-nya bisa tracking longitude latitude dan jam-nya kah? Kalau nggak ada, report itu bisa foto lama di-upload lagi.”
Komentar ini mengindikasikan potensi manipulasi data pelaporan jika tidak didukung dengan sistem teknologi yang andal. Lebih lanjut, akun @tat**** bahkan menyarankan evaluasi menyeluruh atas implementasi kebijakan tersebut.
Ia menyebut adanya ASN yang memanfaatkan foto lama, menggunakan latar belakang video di YouTube seolah-olah sedang berada di dalam Transjakarta, atau hanya sekadar “numpang selfie” di angkutan umum sebelum melanjutkan perjalanan dengan kendaraan pribadi.
“Mohon dikaji ulang pak, ASN bapak pinter main akal-akalan... mohon diberi sanksi untuk pimpinannya,” tegasnya.
Kepala perangkat daerah pun diminta untuk memastikan kepatuhan pegawainya terhadap ketentuan ini. Seperti disampaikan oleh Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Terkini
-
One Way Tol Cipali KM 70-263 Resmi Berlaku, Jalur Mudik ke Jawa Tengah Lancar Jaya
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
KPK Bongkar Peran Gus Alex dalam Kasus Haji: Jadi Jembatan Perintah dan Uang Gus Yaqut!
-
Instruksi Langsung Prabowo, Istana Edarkan SE Larang Open House Berlebihan di Idul Fitri 2026
-
Jelang Lebaran, Aktivitas Porter Tanah Abang Menurun, Pendapatan Ikut Tergerus
-
Lampu Proyek Tol Solo-Jogja Banyak Dicuri, Berpotensi Bahayakan Keselamatan Pengendara
-
Teriakan Andrie Pecah di Salemba, Teror Air Keras jadi Upaya Pembunuhan Berencana
-
Indonesia Tangguhkan Semua Urusan BoP, Termasuk Pengiriman Pasukan, Ini Sebabnya
-
Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona
-
Ditipu Sehari Sebelum Mudik, Yunita Tetap Pulang Demi Orang Tua