Karenanya, Upacara Seba Baduy bukan hanya sekadar ritual tahunan, namun juga simbol keberlanjutan budaya dan komitmen masyarakat Baduy dalam menjaga warisan leluhur mereka.
Setelah mengetahui tentang sejarah Seba Baduy dan maknanya. Mari kita beranjak pada rangkaian tradisi Seba Baduy yang berlangsung mulai hari ini, 2 Mei 2025
Jumat, 2 Mei 2025
- Persiapan dan Pelaksanaan Pameran Warisan Budaya Takbenda (WBTb) di masing-masing booth sekitar Alun-alun Kota Serang yang dibuka Pukul 07.30 WIB s/d selesai.
- Pukul 08.00 - 08.30 WIB, Registrasi peserta & pengisi acara, persiapan teknis
- Pukul 08.30 - 08.45 WIB, Pembukaan oleh MC
- Pukul 08.45 - 09.00 WIB, Tampilan Kesenian dari Kota Serang (Tarian Pembuka)
- Pukul 09.00 - 11.00 WIB, Diskusi Budaya sesi I dengan tema "Mitigasi Bencana dalam Tradisi Urang Kanekes" yang berlangsung di Alun-alun Barat Kota Serang
- Pukul 11.30 - 13.00 WIB, Ishoma
- Pukul 13.00 - 13.30 WIB, Pembukaan MC sesi siang
- Pukul 13.30-14.00 WIB, Tampilan Kesenian dari Kota Serang (Rudat)
- Pukul 14.00-16.30 WIB, Diskusi Budaya Tema 2
- Pukul 16.30 - 17.30 WIB, Tampilan Kesenian dari Kota Serang (Debus)
- Pukul 17.30-19.30 WIB, Ishoma
- Pukul 19.30-23.00 WIB, Bioskop Keliling [nonton film]
Sabtu, 3 Mei 2025
- Persiapan dan Pelaksanaan Pameran Warisan Budaya Takbenda (WBTb) di masing-masing booth sekitar Alun-alun Kota Serang yang dibuka Pukul 07.30 WIB s/d selesai.
- Pukul 08.00 - 08.30 WIB, Registrasi peserta & pengisi acara, persiapan teknis
- Pukul 08.30-08.45 WIB, Pembukaan oleh MC
- Pukul 08.45-09.15 WIB, Tampilan Kesenian dari Kabupaten Serang (Kuda Kepang)
- Pukul 09.15-09.30 WIB, Tampilan Kesenian dari Kabupaten Serang (Gitek Jubaedah)
- Pukul 09.30-09.45 WIB, Tarian Pembuka dari Kabupaten Tangerang (Tari Rampak Kendang)
- Pukul 09.45-10.15 WIB, Tampilan dari Kreasi WBTB Calung Renteng (Boeatan Tjibalioeng)
- Pukul 10.15-11.00 WIB, Tampilan Kesenian Kab. Pandeglag (Sanggar Ringkang Gumilang)
- Pukul 11.00-11.30 WIB, Tampilan Kesenian Kab. Tangerang (Barak Karinding)
- Pukul 11.30-13.30 WIB, Ishoma
- Pukul 13.30-18.00 WIB, Pelaksanaan Prosesi Muka Panto, Ritual Mandi, Kunjungan ke Museum Purbakala
- Pukul 14.00 wib s/d selesai Pejabat pemerintah dan masyarakat adat Baduy bertemu di pintu gerbang Gedung Negara Provinsi Banten.
- Pukul 14.30-14.40 WIB, Persiapan dan berkumpul peserta baris kolot dan peserta seba di Gedung Negara Provinsi Banten
- Pukul 14.40-15.10 WIB, Perjalanan jalan kaki menuju tempat mandi suci
- Pukul 15.10 WIB s/d selesai Ritual tertutup masyarakat adat Baduy baru yang ikut Seba (Khusus untuk masyarakat adat Baduy dan panitia pendamping, tidak dibuka untuk umum)
- Pukul 15.00-15.15 WIB, Perjalanan menuju Museum Purbakala
- Pukul 15.15 WIB s/d selesai, Ritual tertutup masyarakat adat Baduy baru yang ikut Seba berlokasi di Museum Purbakala
- Pukul 16.00-16.15 WIB, Pembukaan MC Sesi Sore
- Pukul 16.15-16.45 WIB, Penampilan dari Komunitas Seni Kota Serang (Kebon Sora)
- Pukul 16.45-17.15 WIB, Tampilan Kesenian dari SMAN 3 Kota Serang (Keroncong Smantri)
- Pukul 17.15-17.30 WIB, Gladi & Check Sound Penampilan Rampak Dalang
- Pukul 17.30-19.00 WIB, Ishoma
- Pukul 19.00 WIB s/d selesai Ritual Seba Baduy dilakukan di Gedung Negara Provinsi Banten
- Pukul 19.30-21.00 WIB, Pelaksanaan Tradisi Inti Seba oleh Masyarakat Adat Baduy terdiri dari Pamuka Basa (Pembukaan), Murwa Seba oleh Jaro Warega, Penyerahan Laksa kepada Bapak Gede (Gubernur Banten) oleh Baris Kolot Baduy.
- Pukul 21.00 WIB s/d selesai, Ramah Tamah dan Hiburan Wayang Golek "Rampak Opat Dalang" di Alun-alun Barat Kota Serang.
Minggu, 4 Mei 2025
- Pukul 06.30-07.00 WIB, Persiapan Mumuluk bareng Gubernur dan warga Baduy di Gedung Negara Provinsi Banten
- Pukul 07.00-07.30 WIB, Prosesi Mumuluk bareng Gubernur dan warga Baduy di Gedung Negara Provinsi Banten
- Pukul 07.30-08.00 WIB, Ramah tamah dan jamuan ringan di Gedung Negara Provinsi Banten
- Pukul 08.00-08.30 WIB, sesi foto bersama dan penutupan acara di Gedung Negara Provinsi Banten
- Pukul 08.30-09.00 WIB, Seba Panungtung di Pendopo Kabupaten Serang
Diketahui, tradisi Seba Baduy masuk dalam salah satu Kharisma Event Nusantara (KEN) Tahun 2025 dari Provinsi Banten.
Selain Seba Baduy, ada dua tradisi lainnya yang juga masuk KEN 2025 dari Provinsi Banten yakni, Gebrag Ngadu Bedug dari Pandeglang dan Seren Taun Kasepuhan Cisungsang di Lebak.
Itulah artikel mengenai sejarah, makna dan tradisi Seba Baduy yang dimulai pada hari ini, Jumat, 2 April 2025. Jika ingin menyaksikan kemeriahan budaya suku Baduy silahkan datang secara langsung ke pelaksanaannya.
Kontributor : Mira puspito
Baca Juga: Digelar Hari Ini, Berikut Penjelasan Tradisi Seba Baduy, Sejarah dan Makna Dibaliknya
Tag
Berita Terkait
-
Digelar Hari Ini, Berikut Penjelasan Tradisi Seba Baduy, Sejarah dan Makna Dibaliknya
-
Dear Konten Kreator! Stop Eksploitasi Wanita Baduy di Medsos, Sanksi Tegas Menanti
-
Siapa Rumsyah? Viral Usai Dikasih HP Vilmei, Cantiknya Gadis Suku Baduy Terkuak Punya Banyak Mantan
-
Tradisi Seba Baduy, Ribuan Warga Suku Baduy Kunjungi ke Pemkab Lebak dan Pemprov Banten
-
Super Privat! Fakta Menarik Suku Baduy Dalam yang Minta Sinyal Internet Dimatikan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan