Salah satu komentar kritis datang dari akun X @etharisaputra yang menyindir, “Perkenalkan, ini adalah direktur PT TIMAH. Beliau seorang prajurit infantri yang berpengalaman. Kalian anak-anak bangsa yang cerdas, ahli kimia, ahli fisika... semua dipersilahkan daftar TNI dulu.”
Sementara komentar lainnya menyoroti potensi ketimpangan antara keahlian profesional dan jabatan strategis.
“Mangkanya gak aneh banyak yang lari ke luar negeri karena keilmuan mereka tidak dihargai,” tulis @poh****.
Namun, tidak sedikit pula yang membela penunjukan tersebut. Sejumlah pihak menilai, seorang Direktur Utama tidak harus memiliki latar belakang teknis di bidang industri yang digelutinya, melainkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang kuat.
“Jabatan direktur utama tidak harus berasal dari teknisi. Ia harus mampu mengkoordinasikan tim dan memastikan target operasional tercapai,” kata @tuk****.
Meski belum ditemukan rekam jejak Restu Widiyantoro dalam sektor pertambangan maupun industri korporasi, manajemen PT Timah menyatakan bahwa pergantian direksi dilakukan dalam rangka penyegaran kepemimpinan dan penguatan tata kelola perusahaan.
Penunjukan figur militer sebagai pemimpin di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, sejumlah perusahaan negara juga sempat dipimpin oleh purnawirawan TNI atau Polri dengan alasan mempertimbangkan disiplin, loyalitas, dan pengalaman kepemimpinan di institusi strategis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?