Salah satu komentar kritis datang dari akun X @etharisaputra yang menyindir, “Perkenalkan, ini adalah direktur PT TIMAH. Beliau seorang prajurit infantri yang berpengalaman. Kalian anak-anak bangsa yang cerdas, ahli kimia, ahli fisika... semua dipersilahkan daftar TNI dulu.”
Sementara komentar lainnya menyoroti potensi ketimpangan antara keahlian profesional dan jabatan strategis.
“Mangkanya gak aneh banyak yang lari ke luar negeri karena keilmuan mereka tidak dihargai,” tulis @poh****.
Namun, tidak sedikit pula yang membela penunjukan tersebut. Sejumlah pihak menilai, seorang Direktur Utama tidak harus memiliki latar belakang teknis di bidang industri yang digelutinya, melainkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang kuat.
“Jabatan direktur utama tidak harus berasal dari teknisi. Ia harus mampu mengkoordinasikan tim dan memastikan target operasional tercapai,” kata @tuk****.
Meski belum ditemukan rekam jejak Restu Widiyantoro dalam sektor pertambangan maupun industri korporasi, manajemen PT Timah menyatakan bahwa pergantian direksi dilakukan dalam rangka penyegaran kepemimpinan dan penguatan tata kelola perusahaan.
Penunjukan figur militer sebagai pemimpin di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, sejumlah perusahaan negara juga sempat dipimpin oleh purnawirawan TNI atau Polri dengan alasan mempertimbangkan disiplin, loyalitas, dan pengalaman kepemimpinan di institusi strategis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia
-
3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo
-
Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet
-
Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum
-
Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'