Suara.com - Langkah mengejutkan datang dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Timah Tbk (TINS) yang digelar pada Jumat, 2 Mei 2025.
Dalam rapat tersebut, manajemen perusahaan pelat merah ini memutuskan untuk merombak susunan direksi dan komisaris.
Salah satu keputusan yang paling disorot adalah penunjukan purnawirawan TNI Kolonel (Purn) Restu Widiyantoro sebagai Direktur Utama yang baru menggantikan Ahmad Dani Virsal.
Publik pun sontak ramai membicarakan latar belakang sang direktur baru, mengingat Restu Widiyantoro bukan berasal dari dunia pertambangan atau korporasi, melainkan dari institusi militer.
Sorotan tajam pun bermunculan, khususnya di media sosial, menanyakan kapabilitas dan relevansi pengalamannya dengan dunia pertambangan.
Namun, jika ditelaah lebih dalam, Restu membawa serta jejak panjang dedikasi dan kepemimpinan di dunia militer yang tidak bisa dianggap remeh.
Karier Militer Cemerlang
Restu Widiyantoro lahir di Demak, Jawa Tengah, pada 2 Mei 1970. Ia merupakan lulusan Akademi Militer angkatan 1987 dari Korps Infanteri. salah satu satuan tempur utama TNI AD yang bertugas dalam operasi darat langsung.
Karier militernya telah menorehkan berbagai pengalaman strategis, termasuk ditunjuk sebagai Komandan Kontingen Garuda dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon, serta menjabat sebagai Inspektur Kodam VI/Mulawarman dan Komandan Korem 022/Pantai Timur.
Baca Juga: Komjak Tegaskan Kejagung Punya Bukti Lain untuk Jerat Direktur Jak TV
Selama lebih dari 30 tahun mengabdi di TNI, Restu Widiyantoro dikenal memiliki kepemimpinan yang solid, kedisiplinan tinggi, dan integritas yang kuat. Ia pensiun dengan pangkat Kolonel, sebuah pangkat yang menunjukkan posisi strategis di kalangan perwira menengah.
Tak hanya aktif di lapangan, Restu Widiyantoro juga memiliki latar belakang pendidikan luar negeri yang kuat. Ia tercatat menempuh program Diploma S2 di King’s College London pada tahun 1997, dan meraih gelar Master of Defence dari Cranfield Universities di Inggris pada 1999.
Hal ini menunjukkan bahwa ia juga memiliki kapasitas intelektual yang memadai dalam pengambilan kebijakan strategis.
Komentar Netizen
Namun, dalam pencarian digital, nama Restu Widiyantoro nyaris tak ditemukan memiliki pengalaman di sektor korporasi, apalagi di bidang pertambangan timah. Hal inilah yang menjadi pemantik diskusi publik.
Banyak pihak mempertanyakan bagaimana seorang purnawirawan TNI, dengan latar belakang pasukan infanteri, dapat secara mendadak mengisi posisi puncak di salah satu BUMN strategis di sektor pertambangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah