Fakta dalam kasus pembunuhan itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi.
Ade Ary menyampaikan, peristiwa ini bermula ketika HJ menumpang untuk bermalam di rumah korban. Korban diketahui berprofesi sebagai tukang ojek online (ojol), tidak menaruh curiga terhadap pelaku lantaran telah mengenal lama.
“Pelaku menghubungi korban untuk meminta menginap di rumah korban dalam beberapa hari, karena lokasi tempat kerja pelaku sebagai sekuriti di sebuah mal itu dekat dengan rumah korban,” kata Ade Ary, saat di konfirmasi, Kamis (6/3/2025).
Hingga akhirnya, niat buruk pelaku muncul. HJ ingin menguasai harta milik korban, seperti uang, motor, dan ponsel.
“Jumat 28 Februari 2025 sekitar pukul 5.30 WIB, pelaku terbangun dan melihat korban masih tertidur dengan posisi miring ke arah kiri, sehingga timbul niat pelaku untuk mengambil motor, uang, dan HP milik korban,” ujarnya.
Saat itu, HJ melihat ada sebatang kayu di ruang dapur dan langsung mengambilnya. Setelahnya HJ langsung memukul kepala korban dengan bengis sebanyak 6 kali.
“Setelah memastikan korban meninggal selanjutnya pelaku memindahkan korban ke bagian belakang rumah dengan menutupnya dengan tikar dan kasur, sedangkan balok yang digunakan pelaku tadi diletakkan kembali di dekat dapur,” jelas Ade Ary.
Pelaku kemudian mengambil harta milik korban dan meninggalkan lokasi. Saat pelarian ini, pelaku sempat membuat barang bukti di sungai yang berada di Kelurahan Aren Jaya.
“Motor korban digunakan pelaku untuk aktivitas kerja sehari-hari sebagai security di sebuah mal,” jelasnya.
Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk menciduk pelaku. Petugas juga telah menyita barang bukti berupa balok kayu, motor korban yang diambil oleh pelaku, tikar, dan pakaian milik korban.
Baca Juga: Sejumlah Negara Resmi Blokir Worldcoin, Indonesia Jadi yang Terbaru
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok
-
Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan
-
Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?
-
Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh
-
Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha
-
Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi
-
Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat
-
Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak
-
Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas
-
BEM KSI: Dasco Selesaikan Masalah Dana Umat Katolik Secara Bijak, Isunya Jadi Tak Melebar