3. Jangan Sembarangan Memungut Benda Tercecer
Jika jamaah melihat barang tercecer atau tertinggal, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah melaporkannya kepada petugas keamanan (askar) atau polisi terdekat.
Jangan langsung memungutnya.
"Semua area Masjidil Haram dipantau oleh kamera pengawas. Jika seseorang terekam mengambil benda yang bukan miliknya, itu bisa dianggap sebagai tindak pencurian," jelas Harun.
4. Jangan Membentangkan Spanduk atau Identitas Kelompok
Larangan lain yang perlu diperhatikan adalah pembentangan spanduk, bendera, atau identitas kelompok selama berada di Masjidil Haram.
Aktivitas semacam ini dilarang keras oleh otoritas keamanan setempat karena dianggap dapat memicu kerumunan dan berpotensi mengganggu ketertiban.
5. Jangan Berkerumun Terlalu Lama
Berkerumun dalam waktu lama juga dilarang.
Baca Juga: Transformasi Haji: Skema Syarikah Diterapkan Penuh di Mekkah, Layanan Lebih Optimal?
Petugas keamanan tidak segan-segan membubarkan kerumunan yang dianggap mencurigakan atau mengganggu kelancaran ibadah jamaah lain.
"Jamaah diimbau untuk tetap bergerak dan tidak membuat titik berkumpul yang terlalu lama," tegas Harun.
Cuaca Ekstrem, Waspada Heatstroke
Selain larangan-larangan tersebut, Harun juga mengingatkan agar jamaah menjaga kondisi tubuh di tengah suhu ekstrem yang bisa mencapai lebih dari 40 derajat Celsius.
Penggunaan pelindung kepala, membawa botol minum, dan tidak terlalu memaksakan diri saat beraktivitas di luar ruangan sangat dianjurkan.
Menuju Haji yang Mabrur
Seluruh aturan dan larangan tersebut diberlakukan bukan untuk membatasi, tetapi justru untuk melindungi jamaah.
“Kita ingin semua jamaah bisa menjalankan ibadahnya dengan tenang, selamat, dan kembali ke tanah air membawa predikat haji yang mabrur,” kata Harun.
Dengan jumlah jamaah haji Indonesia yang sangat besar setiap tahunnya, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci agar nama baik bangsa tetap terjaga dan seluruh rangkaian ibadah bisa dilaksanakan secara maksimal.
“Semoga jamaah Indonesia bisa menjadi teladan dan simbol kedamaian dalam ibadah haji tahun ini,” harap Harun.
Berita Terkait
-
Transformasi Haji: Skema Syarikah Diterapkan Penuh di Mekkah, Layanan Lebih Optimal?
-
Rezeki Ruben Onsu: Baru Mualaf Langsung Naik Haji tanpa Antre, Berapa Biayanya?
-
Cara Bawa Kursi Roda Saat Ibadah Haji, Simak Panduan Kemenag
-
Tips Aman dan Tertib Jalani Miqat di Bir Ali, Termasuk untuk Lansia dan Disabilitas
-
Suhu Madinah Capai 45 Derajat di Siang Hari, Kemenkes Bagikan Oralit dan Masker ke Jemaah Haji RI
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa di Libya, Kemlu Ungkap Kondisinya
-
Jurist Tan dan Fiona Handayani Lampaui Wewenang sebagai Stafsus Nadiem Makarim
-
Polda Metro Jaya Buru Aset Hanania Travel, Korban Umrah Berpeluang Tetap Diberangkatkan
-
Arti Mawar Kuning yang Buat Nadiem Makarim Menangis dan Peluk Erat Driver Ojol di Pengadilan Tipikor
-
MUI Dorong RUU Pidana LGBT ke Prolegnas, Begini Lampu Hijau dari Pimpinan DPR
-
Semiotika Politik Jokowi: Bukan Sekadar Adat, Injak Kepala Kerbau untuk Serang PDIP?
-
Hakim Sebut Pengadaan Chromebook Nadiem Demi Keuntungan Google
-
Duduk Perkara Ultimatum Prabowo soal Demo Bayaran: Benarkah Ditunggangi dan Siapa Dalangnya?
-
Siap Adu Ahli! Polda Metro Tunggu Langkah Roy Suryo di Sidang Praperadilan Ijazah Jokowi
-
Dihadirkan Besok, Roy Suryo Siapkan 'Saksi Kunci' untuk Patahkan Argumen Polda Metro