Cara mengajukan KUR BTN 2025 adalah sebagai berikut:
- Kunjungi kantor cabang BTN terdekat.
- Siapkan dokumen penting seperti e-KTP, Kartu Keluarga, NPWP (jika pinjaman di atas Rp 50 juta), dan dokumen pendukung usaha seperti surat izin usaha atau surat keterangan usaha.
- Isi formulir pengajuan KUR yang disediakan oleh petugas bank.
- Bank akan melakukan verifikasi dokumen dan survei ke lokasi usaha untuk menilai kelayakan.
- Jika pengajuan disetujui, Anda akan menandatangani akad kredit dan dana akan dicairkan ke rekening.
Selain pengajuan offline, BTN juga menyediakan pengajuan secara online melalui aplikasi BTN Mobile untuk kemudahan dan percepatan proses.manfaat mendapat KUR BTN 2025
Manfaat mendapatkan KUR BTN 2025 antara lain:
- Suku bunga rendah mulai 6 persen efektif per tahun, jauh lebih ringan dibanding kredit komersial biasa, sehingga meringankan beban finansial pelaku usaha.
- Plafon pinjaman besar hingga Rp 500 juta, memberikan keleluasaan modal untuk pengembangan usaha.
- Tenor atau jangka waktu fleksibel hingga 5 tahun, menyesuaikan kemampuan dan kebutuhan debitur.
- Proses pengajuan mudah dan cepat, termasuk layanan digital yang mempermudah akses.
- Tidak wajib memberikan agunan tambahan untuk pinjaman tertentu, memudahkan UMKM yang belum memiliki agunan cukup.
- Membantu meningkatkan modal kerja dan investasi usaha sehingga produktivitas dan daya saing UMKM meningkat.
Secara keseluruhan, KUR BTN 2025 memberikan akses pembiayaan yang terjangkau dan mudah bagi UMKM untuk mengembangkan usaha mereka.
Berita Terkait
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
HUT ke-81 RI, BRI Dukung Danantara Senantiasa Perkuat Ekonomi Rakyat
-
Penjualan Bendera Anjlok, Perajin Rumahan Terjepit Daya Beli Lesu dan Pemodal Besar
-
Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS
-
Inovasi Produk Lokal Mengangkat Nilai Tradisi di Momen 17 Agustus
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi