Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan pesan kepada seluruh anak buahnya untuk tetap mengawal program-program di pemeritahan Presiden Prabowo Subianto. Pesan itu disampaikan Jendaral Listyo saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Baharkam dan Korbrimob Polri di Gedung Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (15/5/2025).
Dalam acara yang mengangkat tema 'Sinergitas Baharkam dan Korbrimob Polri yang Presisi Guna Memantapkan Harkamtibmas dalam Rangka Mendukung Asta Cita' itu, Kapolri juga memberikan pengarahan kepada seluruh jajarannya di Polri.
"Bagaimana kita bersinergi mengawal apa yang menjadi program dan kebijakan pemerintah yang tertuang di dalam Asta Cita maupun program-program terbaik cepat," ungkap Listyo Sigit dikutip pada Jumat (16/5/2025).
Lewat pidatoya di acara rakernis itu, Jenderal Listyo Sigit meyampaikan juga turut mendukung program ketahanan yang menjadi salah satu komitmen Polri.
"Salah satunya program swasembada pangan yang sudah dilaporkan bahwa kita memiliki program pekarangan bergizi kemudian juga ada program penanaman jagung dan budidaya ternak baik ikan kemudian macam-macam," beber Jenderal Listyo.
"Tentunya ini semua menjadi bagian untuk mendukung dan mengawal apa yang menjadi program dan kebijakan pemerintah," sambungnya.
Dalam acara itu, Kapolri juga membeberkan peringkat Indonesia di sektor ketahanan pangan yang menduduki posisi teratas di kawasan ASEAN. Pencapaian peringat terbaik itu, kata Kapolri bagian dari kerja sama antara Polri dan para pihak terkait.
"Dan Alhamdulillah, bahwa dari sinergitas seluruh stakeholder yang ada, Indonesia saat ini mungkin berada di peringkat terbaik di ASEAN untuk ketahanan pangan. Tentunya akan terus kita tingkatkan sama-sama dengan stakeholder lain," ungkap Kapolri Sigit.
Selain itu, Kapolri Listyo Sigit kembali berpesan kepada seluruh jajarannya agar lebih giat melakukan gebrakan-gebrakan untuk meningkatkan citra Polri kepada publik.
Baca Juga: Heboh Video Pria Ngaku Waras: Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Saya Janji Telan Panci Satu Pabrik!
"Kita tentunya juga menbahas mengenai bagaimana kita melaksanakan peningkatan kemampuan, kualitas SDM termasuk juga bagaimana melakukan pengembangan-pengembangan terkait dengan kebutuhan wilayah," beber Listyo.
"Karena adanya pemekaran, sehingga tentunya memerlukan kehadiran Polri membutuhkan kehadiran institusi Polri dan ini menjadi bagian yang kita bahas di rakernis," lanjut Kapolri.
Cek Langsung Dapur MBG
Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyambangi lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) di Makassar pada Kamis kemarin. Alasan Kapolri mengecek langsung kesiapan SPPG sebagai wujud dukungan untuk program makan bergizi gratis (MBG) yang sedang digencarkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Saya mengecek langsung kesiapan mulai dari tempat pencucian, kemudian penyimpanan, tempat memasak, sampai dengan packing dan terakhir persiapan untuk didistribusikan," beber Kapolri Listyo Sigit.
Dalam kunjungannya itu, Kapolri Listyo Sigit menyebut jika SPPG milik Polda Sulsel akan bertugas menyediakan makan bergizi bagi 3.376 siswa dari 16 sekolah yang ada di sekitar lokasi.
Untuk menunjang penyediaan makan bergizi gratis, Kapolri menyebut pihaknya juga membangun kolam budidaya ikan di samping SPPG.
Kapolri Listyo Sigit juga berharap dengan adanya budidaya itu juga akan membantu pemenuhan lauk untuk program MBG bagi siswa.
"Tadi ada tambahan di samping SPPG akan disiapkan budidaya ikan. Saya kira ini bisa menjadi pelengkap kebutuhan, terkait dengan masalah lauk yang menjadi variasi yang dibutuhkan SPPG," beber Listyo Sigit.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolri juga berpesan kepada seluruh petugas agar melakukan evaluasi secara rutin dan memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan.
"Saya selalu pesankan lakukan evaluasi, termasuk tadi kami cek, sebelum ada distribusi disiapkan food security, karena itu penting dan tentunya lakukan terus perbaikan sehingga kemudian SPPG yang ini betul-betul bisa maksimal," demikian pesan Listyo kepada jajaran SPPG.
Lebih lanjut, Kapolri juga berpesan, terpenting program MBG bisa tepat sasaran, yakni diberikan kepada para siswa yang memang membutuhkan.
"Sehingga betul-betul bisa menjadi SDM yang unggul untuk mengisi kesiapan kita menuju Indonesia Maju, mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045," ungkap Kapolri.
Lewat keterangannya, Kapolri Listyo juga menyebut demi mendukung program MBG, Polri hingga kini telah membangun sebanyak 18 SPPG yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.
Lebih lanjut, Kapolri Listyo juga membeberkan target SPPG yang akan dibangun oleh Polri mencapai 100 unit. Pembentukan itu akan dikebut hingga akhir tahun ini. Kekinian, lanjutnya, baru 39 SPPG yang kini sedang dalam proses pembentukan.
"Tentunya harapan kita program yang kita laksanakan ini bisa mendukung apa yang menjadi kebijakan Bapak Presiden berkait dengan program makan bergizi gratis," beber Kapolri.
Berita Terkait
-
Heboh Video Pria Ngaku Waras: Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Saya Janji Telan Panci Satu Pabrik!
-
Megawati Tantang Jokowi Beberkan Ijazahnya ke Publik, PKB: Setuju, Cara Terbaik Akhiri Polemik
-
Copot Bendera GRIB Jaya hingga FBR di Jaktim, Polisi: Tak Boleh Ada Simbol Ormas Kuasai Wilayah!
-
Sebut Desakan Forum Purnawirawan TNI Copot Wapres Gibran Hoaks, AM Hendropriyono: Ada yang Main!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak