Suara.com - Eks Caleg PDI Perjuangan (PDIP), Harun Masiku yang menjadi buronan KPK ternyata disebut-sebut menjadi biang kerok kasus suap terkait pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR. Fakta itu dibongkar oleh eks Kader PDI Perjuangan (PDIP), Saeful Bahri saat dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus suap dengan terdakwa Hasto Kristiyanto.
Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Kamis (22/5/2025), Saeful Bahri mengaku jika uang suap pengurusan PAW Anggota DPR itu berasal dari Harun Masiku.
Pernyataan itu diungkap Saeful saat dicecar oleh salah satu pengacara Hasto, Ronny Talapessy di sidang. Ronny pun menguliti keterangan Saeful soal uang suap yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan. Dalam BAP itu disebutkan Harun Masiku disebut telah menyerahkan uang kepada Saeful Bahri secara bertahap yang totalnya mencapai Rp1,250 miliar.
"Jadi di dalam pertimbangan saudara saksi (Saeful Bahri) bahwa dana operasional tahap pertama tersebut dari Harun Masiku yang diterima oleh terdakwa secara bertahap yaitu pada tanggal 16 Desember 2019 sebesar Rp400 juta. Betul ya?" cecar Ronny kepada Saeful Bahri.
"Betul," ujar Saeful singkat.
"Artinya, sumber dana Rp400 juta tersebut dari Harun Masiku betul ya?" tanya Ronny lagi.
"Betul," beber Saeful mengamini.
Lebih lanjut, Ronny kembali mencecar Saeful Bahri soal penyerahan uang sebesar Rp1,25 miliar yang diduga berasal Harun Masiku diduga terkait pengurusan PAW.
"Saya kutip ya. Dapat saya jelaskan bahwa dana sebesar 1 miliar 250 juta seluruhnya berasal dari Harun Masiku," beber Ronny mengutip isi BAP Saeful Bahri.
Baca Juga: Fakta Ijazah S1 Jokowi Asli: Hasil Sederet Uji Puslabfor soal Bukti Setoran SPP, Blanko hingga KKN
"Oke," kata Saeful menimpali.
Dalam BAP Saeful Bahri terungkap soal penggunaan uang seperti untuk kebutuhan operasional dalam proses PAW dari Riezky Aprilia menjadi Harun Masiku.
"Yang tadi terkait dengan Rp1,250 miliar itu juga di dalam putusan saudara saksi halaman 117 (tahun) 2020, saudara saksi sampaikan bahwa uang yang diberikan keseluruhannya dari Harun Masiku ya?" cecar Ronny.
"Sebesar Rp1,250 miliar," ungkap Saeful.
Di depan hakim, isi BAP Saeful Bahri kembali dikuliti oleh kubu Hasto. Isi BAP itu terkait percakapan Saeful Bahri yang berpura-pura menerima perintah Hasto lewat sambungan telepon.
Sehingga, Agustiani Tio Fridelina bersedia membantu pengurusan PAW Harun Masiku.
Berita Terkait
-
Fakta Ijazah S1 Jokowi Asli: Hasil Sederet Uji Puslabfor soal Bukti Setoran SPP, Blanko hingga KKN
-
Dicap Daur Ulang, Hasto PDIP Curigai Isi BAP Saeful Bahri: Suatu Akrobat Hukum!
-
Dipolisikan Jokowi Pakai UU ITE, Roy Suryo Tak Terima: Saya Perancangnya!
-
Dipolisikan usai Koar-koar Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo dkk ke Komnas HAM: Kami Dikriminalisasi!
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik