Andrew King, pakar iklim dari University of Melbourne, menekankan bahwa teknologi dan kebijakan untuk menanggulangi krisis iklim sebenarnya sudah tersedia.
Yang dibutuhkan sekarang adalah keberanian politik, solidaritas global, dan kemauan kolektif untuk bertindak bukan nanti, tapi sekarang juga.
Ada tiga hal mendesak yang harus dilakukan. Pertama, negara-negara maju harus memenuhi komitmen mereka untuk membantu negara-negara berkembang yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim, melalui pendanaan dan transfer teknologi.
Kedua, semua negara — tanpa kecuali — harus mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon. Ketiga, masyarakat sipil dan individu juga punya peran penting: mulai dari menerapkan gaya hidup lebih ramah lingkungan, hingga aktif mendorong kebijakan publik yang lebih ambisius.
Melewati ambang batas 1,5°C bukan berarti semua harapan telah hilang. “Masih ada harapan,” ujar King, “tetapi tidak ada waktu lagi untuk menunda.” Ini adalah momen krusial bagi umat manusia untuk memilih: terus melaju menuju krisis iklim yang lebih dalam, atau berbalik arah menuju masa depan yang lebih lestari dan adil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu