Selain itu, ia menganggap momen ini bisa bermanfaat, khususnya bagi masyarakat yang selama ini tak rutin mengonsumsi protein hewani.
"Mudah-mudahan bermanfaat bagi warga yang membutuhkan daging kurban, yang jarang-jarang makan daging," ucapnya.
Pemberian hewan kurban ini datang dari berbagai pihak, mulai dari para PNS Pemprov DKI, hingga Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno.
"Pak Gubernur dan wagub kemarin menyerahkan langsung," ucapnya.
Sebelumnya, Gubernur Pramono memerkirakan, ada sekira 69 ribu ekor hewan yang akan dikurbankan.
Ia pun memastikan seluruh hewan dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).
"Kami memperkirakan yang akan disembelih di Jakarta ini kurang lebih 69 ribu, kurang lebih 69 ribu," ujar Pramono saat meninjau RPH Dharma Jaya, Jakarta Timur.
Dalam kunjungannya, Pramono juga melepas tim pemeriksa daging kurban yang akan bertugas di berbagai titik penyembelihan hewan kurban di Jakarta.
Ia menyebutkan, kesiapan Jakarta menjelang Iduladha telah dipersiapkan secara matang.
Baca Juga: Idul Adha di PIK 2, 181 Hewan Kurban Disembelih
"Sehingga dengan demikian, Jakarta untuk menyambut idul kurban ini sudah sangat siap," ucapnya.
Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa Pemprov telah menurunkan 300 juru sembelih halal (juleha) serta 90 dokter hewan.
Para petugas ini akan memastikan seluruh proses kurban berjalan sesuai dengan prinsip kesehatan dan syariat.
"Sama sekali tidak ada penyakit PMK di Jakarta pada saat ini, sehingga dengan demikian mudah-mudahan besok pelaksanaan idul kurbannya akan berjalan dengan baik," ungkap Pramono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung
-
Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka