- Jokowi dijadwalkan berkeliling ke seluruh wilayah Jawa Tengah pada pertengahan Juli 2026 untuk memperkuat struktur Partai Solidaritas Indonesia.
- Agenda tersebut bertujuan memastikan kesiapan mesin partai di Jawa Tengah dalam rangka menjadikan daerah itu sebagai basis perjuangan.
- Sekretaris Dewan Pembina Partai Gerindra Ahmad Muzani menyambut positif rencana tersebut sebagai upaya meningkatkan iklim kompetisi demokrasi sehat.
Suara.com - Sekretaris Dewan Pembina Partai Gerindra Ahmad Muzani menanggapi santai rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi yang dikabarkan akan berkeliling Jawa Tengah untuk memperkuat Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Menurutnya, semakin banyak partai politik yang ingin menjadikan suatu daerah sebagai basis perjuangan, semakin sehat pula iklim demokrasi.
Rencana tur politik Jokowi itu sebelumnya disebut sebagai upaya memastikan Jawa Tengah menjadi "Kandang Gajah", istilah yang merujuk pada simbol gajah milik PSI.
Muzani menilai setiap partai politik memang berhak membangun kekuatan di daerah mana pun demi memperjuangkan aspirasi masyarakat.
"Saya kira setiap partai politik harus memiliki tekad yang besar untuk memperjuangkan aspirasi rakyat di daerah tersebut. Dan makin banyak partai politik yang ingin menjadikan basis bagi perjuangannya, saya kira makin bagus," ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Menurut Ketua MPR RI itu, persaingan politik di suatu daerah justru menunjukkan demokrasi berjalan dengan sehat. Masing-masing partai akan berlomba menawarkan gagasan dan program terbaik kepada masyarakat.
"Artinya ada kompetensi, ada kompetisi di daerah tersebut dalam hal aspirasi dan kekuatan politik untuk memajukan daerah tersebut. Saya kira baik-baik saja," katanya.
'Kandang Gajah'
Sebelumnya, Ketua DPW PSI Jawa Tengah Antonius Yogo Prabowo mengungkapkan Jokowi dijadwalkan berkeliling Jawa Tengah setelah menyelesaikan agenda kunjungannya di Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga: Dikritik Bambang Pacul, Ahmad Muzani Tegaskan Berangkat ke Iran sebagai Utusan Khusus Presiden
Yogo mengatakan kunjungan tersebut bertujuan meninjau kesiapan struktur PSI di Jawa Tengah yang diklaim telah mencapai 95 persen.
"Jadi mesin partai, kami laporkan hari ini capaian di Jateng. Kami sudah 95 persen siap untuk didatangi bapak," ujar Yogo usai bertemu Jokowi di kediamannya, Jumat (2/7/2026).
Ia menyebut tur Jokowi ditargetkan berlangsung pada pertengahan Juli 2026. PSI mengusulkan hampir seluruh wilayah di Jawa Tengah, yakni 35 kabupaten/kota, untuk masuk dalam agenda kunjungan.
Menurut Yogo, pembahasan mengenai agenda tersebut juga sudah dilakukan langsung bersama Jokowi dan kini tinggal mematangkan jadwal serta teknis di lapangan.
"Yang jelas tugas kami, hari ini mempersiapkan untuk bapak turun, untuk Bapak keliling Jateng memastikan bahwa Jateng benar-benar sebagai Kandang Gajah," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung