Suara.com - Istri wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, Selvi Ananda bersama istri para menteri kunjungan kerja ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (11/6/2025).
Dalam kunjungan ini, para istri kabinet merah putih memborong produk-produk UMKM di NTB Mall.
Salah seorang perajin kain tenun khas daerah, Farid mengatakan produk yang dipajang laku keras.
Di tengah efisiensi anggaran yang diberlakukan, kain-kain premium yang disiapkan diborong oleh para pengunjung.
“Alhamdulillah mereka lebih suka pewarna alam dan kualitas premium,” katanya Rabu (11/6/2025) sore.
Ia mengatakan, harga kain yang dijual mulai dari Rp850 ribu hingga Rp4 juta. Jumlah kain tenun kualitas premium yang laku terjual yaitu sebanyak 10 lembar.
“Itu harganya Rp3,5 juta per lembar,” katanya.
Selain itu, kain tenun yang lain yang terjual yaitu dengan harga Rp850 ribu per lembar. Para istri membeli kain-kain tersebut hingga terjual 15 lembar.
“Ini lumayan banyak yang laku. Apalagi di tengah kondisi ekonomi saat ini,” katanya.
Baca Juga: Jelang 2029: Jokowi dan Gibran Pisah Partai, Strategi Jitu Rebut Kursi Presiden?
Jika dibandingkan dengan penjualan biasanya dalam sebulan yang mampu terjual sebanyak 50 lembar.
Puluhan kain tenun itu pun di pesan oleh art shop yang ada di Lombok.
“Ini sehari sampai 25 lembar yang laku. Kalau saya lebih banyak pengambilan oleh art shop,” katanya.
Keterlibatannya untuk memajang produk kain tenun di NTB Mall ini untuk pertama kalinya.
Karena selama ini kain yang diproduksi hanya dijual secara mandiri melalui pemesanan.
“Ini pertama kali kesini,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya
-
Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon
-
KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun
-
Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral
-
WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi
-
Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?
-
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian
-
Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga
-
NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat
-
Judi Berkedok Permainan Anak Timezone Dibongkar di Jakarta, DPR Minta Bandar Dikejar