Suara.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menegaskan bahwa Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) merupakan mitra mereka dalam menyelenggarakan program makan bergizi gratis (MBG).
Kepastian itu disampaikan Dadan menyusul pernyataan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf yang mengaku diberi targer oleh Presiden Prabowo Subianto agar PBNU mengelola 1.000 dapur MBG.
Dadan menegaskan bahwa PBNU memang memiliki target membangun 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memenuhi MBG di pesantren-pesantren yang bernaung di bawah Nahdlatul Ulama (NU).
"NU memiliki target membangun 1.000 SPPG di berbagai pesantren. NU ini akan menjadi mitra BGN dalam intervensi gizi di pesantren yang di bawah naungan NU," kata Dadan kepada Suara.com, Rabu (25/6/2025).
Sementara itu, terkait berapa jumlah pesantren yang akan menerima manfaat MBG dari 1.000 SPPG yang dikelola PBNU, Dadan tidak mengungkap detail.
Ia hanya memastikan pesantren-pesantresn NU di berbagai provinsi akan menerima manfaat dari MBG dari 1.000 SPPG yang dikelola PBNU.
"Untuk data detail pesantren NU yang lebih akurat. Yang jelas seluruh pesantren di bawah naungan NU di berbagai provinsi," kata Dadan.
Dadan menyebut target yang diberikan untuk PBNU akan segera direalisasikan secara bertahap.
"Akan mulai efektif berjalan dan bertahap akan direalisasikan," ujarnya.
Baca Juga: Kepergok 'Diservis' Polwan hingga Tasnya Dibawakan, Selvi Ananda Banjir Sindiran: Manja Amat Lu!
Sebelumnya, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengaku dirinya membahas sejumlah program-program NU yang selama ini dikerjakan bersama pemerintah, saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.
Program-program NU aja, silaturahmi mba, program-program NU yang selama ini memang dikerjakan dengan pemerintah,
Yahya mengatakan ia melaporkan perkembangan nota kesepahaman (MoU) yang selama ini dijalin PBNU dengan berbagai kementerian dan badan pemerintah.
"Itu yang kami laporkan," kata Yahya usai pertemuan di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (24/6/2025).
Yahya menyampaikan salah satu yang dibahas dalam pertemuan ialah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut PBNU sudah mulai menjalankan program tersebut.
"Soal MBG kami sudah jalan di sejumlah titik, dan sekarang sedang sangat progresif untuk akselerasi untuk pengembangannya. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar karena kami diberi target oleh BGN, misalnya harus bisa mengelola 1.000 titik misalnya seperti itu," kata Yahya.
Berita Terkait
-
Kepergok 'Diservis' Polwan hingga Tasnya Dibawakan, Selvi Ananda Banjir Sindiran: Manja Amat Lu!
-
Heboh Polemik Snack jadi Menu MBG, Kepala BGN: Tak Pernah Ada Kebijakan Salurkan Bahan Baku
-
Heboh Isu 'Pengkloningan' Imbas Wajah Jokowi Beda, Ikrar Nusa Bhakti: Dia Tak Berani Hadap Kamera
-
Ngotot Sebut Ijazah Jokowi Pakai Software Canggih, Rismon Sianipar Tantang Bareskrim: Ayolah Jujur
-
Hari Ini Jokowi Ultah ke-64, Poster Ucapan Selamat Ini Bikin Publik Syok: Innalillahi
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
PKB Tak Ambil Pusing Safari Politik Jokowi: Mau Gabung PSI Pun Itu Hak Beliau
-
Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa di Libya, Kemlu Ungkap Kondisinya
-
Jurist Tan dan Fiona Handayani Lampaui Wewenang sebagai Stafsus Nadiem Makarim
-
Polda Metro Jaya Buru Aset Hanania Travel, Korban Umrah Berpeluang Tetap Diberangkatkan
-
Arti Mawar Kuning yang Buat Nadiem Makarim Menangis dan Peluk Erat Driver Ojol di Pengadilan Tipikor
-
MUI Dorong RUU Pidana LGBT ke Prolegnas, Begini Lampu Hijau dari Pimpinan DPR
-
Semiotika Politik Jokowi: Bukan Sekadar Adat, Injak Kepala Kerbau untuk Serang PDIP?
-
Hakim Sebut Pengadaan Chromebook Nadiem Demi Keuntungan Google
-
Duduk Perkara Ultimatum Prabowo soal Demo Bayaran: Benarkah Ditunggangi dan Siapa Dalangnya?
-
Siap Adu Ahli! Polda Metro Tunggu Langkah Roy Suryo di Sidang Praperadilan Ijazah Jokowi