- Gubernur DKI Jakarta meresmikan dua JPO baru di Pesanggrahan dan Pangkalan Jati setelah proses pembangunan tujuh bulan.
- Jembatan ini menggunakan material kayu beton (Conwood) untuk secara efektif mencegah pencurian besi tangga oleh oknum.
- Pembangunan didasari aspirasi warga melalui Musrenbang dan dilengkapi fasilitas lift untuk kelompok rentan serta disabilitas.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan dua Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) baru yang menggunakan material khusus untuk menangkal aksi pencurian besi.
Pembangunan infrastruktur tersebut berlokasi di JPO Pesanggrahan, Jakarta Barat, dan JPO Pangkalan Jati, Cipinang, Jakarta Timur.
Pramono menjelaskan bahwa proses pengerjaan fasilitas publik ini telah memakan waktu selama tujuh bulan hingga akhirnya siap digunakan oleh warga.
"Kami meresmikan dua JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) yang baru, yang dibangun selama 7 bulan," ujarnya di JPO Pesanggrahan, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (30/12/2025).
JPO Pesanggrahan yang terletak di Jakarta Barat memiliki spesifikasi panjang mencapai 31 meter dengan lebar 3 meter.
Sementara JPO Pangkalan Jati di wilayah Cipinang, Jakarta Timur juga diresmikan dengan dimensi panjang 27 meter dan lebar 3 meter.
Berbeda dari jembatan pada umumnya, Pemprov DKI Jakarta kini menggunakan material Conwood atau kayu beton sebagai pengganti besi tangga.
Langkah inovatif ini diambil untuk mencegah peristiwa hilangnya material jembatan yang kerap diincar oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk dijual kembali.
"Jadi Conwood itu concrete wood. Maka dengan demikian, pengalaman kita di beberapa tempat yang dulu materinya diambil, di tempat ini pasti nggak bisa. Kalau diambil, nggak akan bisa dijual," tegas Pramono.
Baca Juga: Dua Pria Ditangkap Terkait Pencurian Permata Berharga di Museum Louvre
Pramono mengungkapkan bahwa pembangunan kedua jembatan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi langsung masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
"Ini adalah dua JPO yang diminta oleh warga, kemudian dilakukan rapat Musrenbang, dan akhirnya diputuskan pada bulan April yang lalu. Sekarang, alhamdulillah sudah selesai," paparnya.
Ke depan, Pemprov DKI Jakarta berencana untuk terus menambah jumlah JPO di berbagai titik strategis dengan skema pendanaan yang lebih fleksibel.
Pramono membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta atau perusahaan agar pembangunan fasilitas umum tidak melulu bergantung pada APBD.
"Kita juga bisa kerja sama dengan perusahaan, pribadi, dan sebagainya. Selama kemudian transparan dan terbuka, yang saling memberikan keuntungan," tuturnya.
Selain aspek keamanan material, jembatan baru ini juga dirancang inklusif dengan penyediaan fasilitas lift bagi kelompok rentan.
Mantan Sekretaris Kabinet itu pun menitipkan pesan agar warga Jakarta memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun.
"Harapannya masyarakat ikut merawat, karena ini memang JPO juga untuk disabilitas, lansia, karena ada lift-nya," pungkas Pramono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi