Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah turun tangan terkait adanya seorang warga negara Indonesia yang ditahan oleh pemerintah Myanmar.
WNI tersebut merupakan seorang anak muda yang dikenal sebagai selebgram. Ia juga dituduh terlibat dalam pendanaan kelompok pemberontak di Myanmar.
Puan menegaskan jika negara wajib melindungi warganya dan wajib memberikan pertolongan.
"Semua warga negara yang berada di daerah konflik, tentu saja negara wajib untuk diindungi dan kemudian wajib untuk bisa mengevakuasi seluruh warga negara yang berada di daerah konflik," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/7/2025).
Ia mengatakan, DPR sendiri segera meminta pemerintah mencari dan melindungi selebgram tersebut.
"Jadi kami dari DPR sudah meminta kepada pemerintah untuk kemudian mencari atau kemudian melindungi siapa saja kalau itu tadi ada satu konten kreator yang kemudian masih dicari atau belum masih harus dievakuasi lah gitu," katanya.
"Nah Itu harus menjadi tugas dari pemerintah atau kemudian melindungi siapapun warga negara yang kemudian harus kita lindungi yang berada di luar negeri apalagi kalau di daerah konflik," sambungnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi I DPR RI Abraham Sridjaja mengungkapkan jika ada seorang WNI yang ditahan oleh pemerintah Myanmar.
Hal itu disampaikannya dalam rapat bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/7/2025).
Baca Juga: Peran Utama di Film Tak Seindah Bayangan Keanu Angelo: Gila, Udah Kayak Kru Gue
"Ada satu warga negara kita di Myanmar yang ditahan oleh pemerintahan Myanmar," kata Abraham.
Menurutnya, WNI tersebut juga dituduh terlibat dalam pendanaan kelompok pemberontak di Myanmar dan patut diberi bantuan dengan memberikan amnesti atau semacamnya.
Ia mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Direktur Perlindungan WNI, Judha Nugraha untuk memastikan penuntasan masalah tersebut.
"Kemarin kami sudah komunikasi dengan Pak Judha PWNI, jadi tahan karena terkait dengan imigrasi," katanya.
Abraham menyampaikan, jika WNI tersebut merupakan seorang anak muda yang dikenal sebagai selebgram.
“Anak muda Pak, umurnya seumuran saya tiga puluh tiga masih muda. Padahal dia tidak ada niat untuk seperti itu (mendanai pemberontak). Dia hanya selebgram, suka bikin konten,” katanya.
Berita Terkait
-
Puan Ungkap Nasib Surat Pemakzulan Gibran di DPR: Masih Menumpuk..
-
8 RUU Misterius Dibahas DPR, Apa Saja yang Akan Disahkan?
-
Puan Langsung Lempar Pujian ke Prabowo saat Buka Masa Sidang DPR, Begini Katanya
-
Buka Masa Sidang, Puan Belum Bacakan Surat Forum Purnawirawan Prajurit TNI Soal Pemakzulan Gibran
-
4 Ide Mix and Match Celana Pendek ala Selebgram Pimtha, Fresh dan Trendi!
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme