Suara.com - Kekhawatiran bahwa percikan api dari berbagai perang global dapat menyambar dan membakar stabilitas nasional Indonesia kini menjadi agenda darurat di Senayan. Komisi I DPR RI menggelar rapat tertutup di balik pintu Senayan dengan Badan Intelijen Negara (BIN).
Rapat tertutup ini disebut untuk membedah skenario terburuk dan langkah-langkah antisipasi terhadap gejolak dunia yang semakin tak menentu.
Dalam rapat tersebut, intelijen negara memaparkan analisis mendalam mengenai potensi dampak dari serangkaian konflik panas yang terjadi serentak di berbagai belahan dunia.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mengonfirmasi bahwa pembahasan mencakup semua titik api utama saat ini. Mulai dari perang Israel-Hamas, eskalasi Israel-Iran, perang yang tak kunjung usai antara Rusia dan Ukraina, hingga ketegangan yang terus memanas di Laut China Selatan antara China dan Taiwan.
Menurut Dave, dampak dari konflik-konflik tersebut bukan lagi sekadar isu luar negeri, melainkan ancaman nyata yang bisa merembet ke dalam negeri, baik secara ekonomi maupun politik.
"Itu semua akan berpotensi secara ekonomi ataupun juga secara politik. Nah inilah yang harus dilakukan, langkah-langkah di situ," kata Dave di kompleks parlemen, Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (2/7/2025).
Salah satu kekhawatiran terbesar yang dibahas adalah potensi bangkitnya kembali gerakan-gerakan radikal di dalam negeri, yang bisa memanfaatkan instabilitas global sebagai momentum.
BIN dituntut untuk tidak hanya memantau, tetapi juga melakukan langkah-langkah pencegahan yang efektif.
"Potensi itu selalu ada mengingat perkembangan situasi global. Namun, sekarang bagaimana BIN ini melakukan langkah-langkah antisipatif terhadap hal tersebut," tegasnya.
Baca Juga: 3 Jemaah Haji Hilang di Arab Saudi, Anggota DPR Desak Evaluasi Sistem Manajemen Haji
Karena sifatnya yang sangat sensitif dan menyangkut keamanan negara, Dave mengaku tidak bisa membeberkan lebih banyak detail dari isi rapat tersebut. Namun, ia memastikan bahwa BIN telah mengidentifikasi semua potensi ancaman dan kini sedang merumuskan strategi mitigasinya.
Rapat ini hanyalah awal dari serangkaian pembahasan maraton. Komisi I DPR juga menjadwalkan rapat lanjutan dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai kesiapan Indonesia dari berbagai lini pertahanan.
"Cuma beda perspektif ya, satu dari sisi intelijen ya, satu dari sisi bagaimana persiapan kita menghadapi ancaman tersebut," kata Dave, menjelaskan bahwa jika BIN bertugas mengidentifikasi ancaman, maka Kemenhan dan TNI bertugas menyiapkan benteng pertahanan untuk menghadapinya.
Berita Terkait
-
3 Jemaah Haji Hilang di Arab Saudi, Anggota DPR Desak Evaluasi Sistem Manajemen Haji
-
Menteri ATR Janji Cek Status Tanah Wakaf Blang Padang yang 'Dikuasai' TNI AD, Ada Apa di Baliknya?
-
Blak-blakan di DPR, Menteri Nusron Sebut Pulau Kecil di Bali dan NTB Telah Dikuasai Asing
-
Momen HUT ke-79 Bhayangkara, Ini Sederet Asa Anggota DPR ke Polri
-
Transformasi Digital vs Sinergi 'Avengers': Adu Strategi Calon Deputi Gubernur BI di DPR
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun