Kisah Agam kemudian menjadi perbincangan di media sosial, khususnya di platform X (sebelumnya Twitter), setelah informasi mengenai penghasilannya serta pengalamannya menginap di hotel mewah beredar.
Sebagian pengguna menilai bahwa Agam seharusnya tidak perlu menerima donasi karena dinilai telah memiliki penghasilan yang besar. Sementara itu, sebagian lainnya menilai bahwa semua orang memiliki cara masing-masing dalam menikmati hasil kerja kerasnya.
Salah satu akun menulis, “Bukan perkara ga bisa finansial, kesenangan dan nyamannya orang beda-beda, bisa jadi mumpung ada, nyobain yang mustahil dia lakukan.”
Komentar lainnya menyatakan, “Orang kayak gini dapat uang untuk beli experience lain yang dia nggak dapat (kemewahan), karena hal itu nggak didapat di alam.”
Namun, ada pula komentar yang bernada sinis, seperti “Duit segitu langsung diabisin buat seneng-seneng doang sampe abis? Damn. Mentality,” serta “Berarti hidupnya cuma hura-hura. Nggak layak dibantu.”
Terlepas dari tanggapan pro dan kontra yang muncul, donasi dari warga Brasil untuk Agam tetap dilanjutkan sesuai dengan komitmen dari pihak penyelenggara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Kontrakan Tanjung Priok, Satu Anak Kritis
-
Antrean Panjang Berburu Tiket Planetarium Jakarta, Jakpro Janji Benahi Layanan
-
Menko Yusril Sebut KUHP dan KUHAP Baru Sebagai Penanda Berakhirnya Hukum Pidana Kolonial
-
BNI Dukung Danantara Hadirkan Hunian Layak bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang
-
Gigitan Ular Jadi Ancaman Nyata di Baduy, Kemenkes Akui Antibisa Masih Terbatas
-
KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku, Kejagung Tegaskan Siap Laksanakan
-
Jawaban Dasco Setelah Dengarkan Curhat Pilu Bupati Aceh Utara Ayahwa
-
Ciptakan Ruang Aman Pascabencana, 'Zona Anak' Hadir di Aceh Tamiang
-
Tinggi Air Pintu Pasar Ikan Turun, Genangan Rob di Depan JIS Ikut Surut
-
Luka Lama di Tahun Baru: Saat Pesta Rakyat Jakarta Berubah Jadi Arena Tawuran