- Antrean panjang terjadi di Planetarium TIM pada 2 Januari 2026 karena tingginya minat pengunjung terhadap pertunjukan.
- Jakpro menerapkan sistem baru penjualan tiket dibagi 50% daring melalui Loket.com dan 50% langsung di lokasi.
- Kebijakan kuota ini bertujuan meminimalisir praktik calo, sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Suara.com - Antrean pengunjung tampak mengular panjang di kawasan Teater Bintang Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, pada Jumat (2/1/2026) demi berburu tiket pertunjukan.
Beberapa dari mereka bahkan terdengar mengeluh kehabisan tiket, meski sudah mengantre sejak pagi hari.
"Baru tahu kalau ternyata bisa pesan online juga," tutur salah satu pengunjung yang datang bersama suami dan dua anaknya.
Menanggapi tingginya animo serta keluhan masyarakat terkait minimnya jumlah tiket, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola menyatakan bahwa mereka memang menerapkan sistem baru yang lebih ketat.
Penjualan tiket kini dibagi menjadi dua skema resmi, yakni 50 persen secara daring (online) melalui platform Loket.com dan 50 persen pembelian langsung (on the spot) di lokasi untuk setiap jadwal pertunjukan.
Kebijakan pembagian kuota rata ini diterapkan menyusul arahan langsung Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung untuk meminimalisir praktik calo dan penipuan tiket.
"Sistem distribusi tiket Teater Bintang Planetarium telah kami atur secara ketat berbasis kuota. Tidak ada penambahan kapasitas di luar tiket yang tersedia, sehingga pengunjung yang memiliki tiket dapat menyaksikan pertunjukan dengan aman dan nyaman," ujar Head of SBU Taman Ismail Marzuki Jakpro, Anya A. Christiana dalam keterangan tertulis.
Pihak pengelola bahkan memastikan tidak segan mengambil tindakan tegas berupa pembatalan tiket secara sepihak, apabila ditemukan indikasi transaksi yang melanggar ketentuan yang berlaku.
"Kami mengimbau masyarakat untuk hanya membeli tiket melalui kanal resmi. Setiap pelanggaran terhadap sistem yang berlaku akan kami tindak sesuai ketentuan," tegas Anya.
Baca Juga: Luka Lama di Tahun Baru: Saat Pesta Rakyat Jakarta Berubah Jadi Arena Tawuran
Namun di sisi lain, pihak pengelola juga tidak memungkiri bahwa sistem pemesanan tiket untuk kunjungan ke Planetarium Jakarta memang masih jauh dari sempurna.
Mereka pun berjanji akan terus melakukan perbaikan, agar masalah ketersediaan tiket tidak membuat minat kunjungan masyarakat Jakarta ke Planetarium menurun.
"Upaya perbaikan sistem dan layanan akan terus kami lakukan agar Planetarium Jakarta dapat menjadi ruang edukasi dan rekreasi yang aman, nyaman, serta dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat," kata Anya.
Sebagaimana diketahui, Planetarium Jakarta memang sedang mencuri perhatian publik usai Pramono Anung mengaktifkan lagi fasilitas edukasi astronomi tersebut sejak 23 Desember 2025.
Planetarium Jakarta yang terakhir kali beroperasi sekitar tahun 2020 lalu akibat kerusakan komponen, kini hadir lagi dengan teknologi AI yang memungkinkan adanya interaksi langsung dengan pengunjung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
7 HP Murah Layar AMOLED dan RAM Besar, Spek Lengkap untuk Harian
-
Meski Diincar Real Madrid, Rodri Pilih FC Barcelona untuk Wujudkan Mimpi
-
Hari Ketujuh Pencarian ASN Bogor yang Jatuh: Penyelam Diterjunkan, Keberadaan Bayu Masih Misteri
-
Naik Hercules TNI AU, 30 Ton Bantuan Pemprov Sulsel Meluncur ke Titik Gempa NTT
-
Apa Itu Bilangan Prima? Ini Pengertian, Sifat, Contoh, dan Cara Menentukannya
-
Praktis! 2 Produk Ini Bisa Hapus Makeup sekaligus Membersihkan Wajah
-
Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU
-
Timnas Indonesia Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026?
-
Tutorial Membuat Winged Eyeliner yang Rapi untuk Pemula, Ikuti 8 Langkahnya
-
Jelang Pengumuman Suku Bunga, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS