- KUHP dan KUHAP baru resmi berlaku, Kejaksaan Agung nyatakan siap melaksanakannya.
- Kejaksaan telah jalin kerja sama dengan Polri, MA, dan pemerintah daerah.
- Para jaksa telah diberi pelatihan dan SOP baru untuk penanganan perkara.
Suara.com - Kejaksaan Agung menyatakan kesiapannya untuk menerapkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana atau KUHAP baru yang resmi mulai berlaku hari ini, Jumat (2/1/2026).
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menegaskan bahwa institusinya telah melakukan serangkaian persiapan, baik secara kelembagaan maupun teknis.
“Kejaksaan sudah siap melaksanakan UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP & UU No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP,” kata Anang.
Kesiapan Kelembagaan dan Teknis
Secara kelembagaan, Anang menjelaskan bahwa Kejaksaan telah menjalin kesepahaman dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Polri, Mahkamah Agung (MA), serta pemerintah daerah di tingkat provinsi dan kabupaten.
“Secara kelembagaan, Kejaksaan telah menjalin kesepahaman dengan berbagai stakeholder terkait melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS),” jelasnya.
Sementara itu, dari sisi teknis, Kejaksaan juga telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas para jaksa, seperti:
- Menggelar bimbingan teknis, Forum Group Discussion (FGD), dan pelatihan kolaboratif.
- Memperbarui Standar Operasional Prosedur (SOP), pedoman, dan petunjuk teknis (juknis) penanganan perkara.
“Ini dilakukan agar terwujud pola yang sama dalam penanganan perkara di seluruh Indonesia,” tutur Anang.
Dengan persiapan yang matang ini, Kejaksaan Agung optimistis dapat mengimplementasikan reformasi hukum pidana nasional secara efektif.
Baca Juga: KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku Hari Ini, DPR: Selamat Menikmati!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Prabowo Bacakan Langsung KEM-PPKF RAPBN di DPR, Ketua Komisi XI DPR: Bukan karena Rupiah Melemah
-
Dobrak Tradisi! Usai Disambut Puan, Prabowo Siap Paparkan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR
-
Begal Bersenpi Ditangkap di Pasar Rebo, Sudah Beraksi di 6 Lokasi Jakarta Timur hingga Bekasi
-
ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Usai Purbaya Wacanakan Pemutihan Rokok Ilegal
-
Dituntut 5 Tahun Penjara! Ini Dasar KPK Jerat Noel Ebenezer Pakai Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Indonesia Pantau 9 WNI yang Diculik Israel, KBRI Siapkan Skenario Evakuasi Darurat
-
Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!
-
Peneliti Kembangkan Peta Lokasi PLTS untuk Tekan Konflik Lahan dan Risiko Deforestasi
-
Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung
-
Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini