Suara.com - Posisi Wakapolri lowong setelah ditinggal Komjen Ahmad Dofiri yang memasuki masa pensiun pada 4 Juni 2025 lalu.
Hingga kini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo belum menunjuk siapa yang mengisi jabatan orang nomor dua di korps Bhayangkara itu.
Ada beberapa nama perwira tinggi yang disebut-sebut sebagai calon Wakapolri. Salah satu yang menonjol adalah Irwasum Komjen Dedi Prasetyo.
Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Arief Wicaksono menganggap Dedi figur yang cocok untuk menjadi Wakapolri selanjutnya.
Menurutnya, Komjen Dedi punya kapasitas mengelola dinamika internal Polri karena saat ini menjabat sebagai Irwasum.
Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto punya pendapat senada.
Kiprah Dedi sebagai pelaksana program ketahanan pangan Polri terbukti sukses dan mendapat apresiasi dari Presiden RI Prabowo Subianto saat upacara HUT ke-79 Bhayangkara kemarin.
"Artinya potensi Irwasum Dedi Prasetyo menggantikan Ahmad Dofiri sangat besar," ujar Bambang Rukminto.
Profil Dedi Prasetyo
Baca Juga: Istri Disorot Gegara 'Misi Budaya' ke Luar Negeri, Ternyata Segini Total Kekayaan Maman Abdurrahman
Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri KomjenProf.Dr.DediPrasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M lahir pada 26 Juli 1968 di Magetan (atau Madiun), Jawa Timur.
Lulusan Akademi Kepolisian tahun 1990 ini pernah menjadi kapolsek Serpong dan Kapolres Kediri Kota di Jawa Timur.
Pada 2012, ia menjabat sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Jawa Tengah dengan pangkat komisaris besar.
Pada 2017, Dedi naik pangkat menjadi brigadir jenderal dan bertugas sebagai Wakapolda Kalimantan Tengah. Di tahun 2018, Dedi Prasetyo menjadi Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri pada 2018.
Selanjutnya dia menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier Staf Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (Karobinkar SSDM) Polri.
Pada 2020, Dedi mendapat kenaikan pangkat menjadi Inspektur Jenderal dan kembali ditugaskan di Kalimantan sebagai Kapolda Kalimantan Tengah.
Setahun kemudian, pada 2021, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri.
Karier Dedi terus menanjak. Pada 2023, ia ditunjuk sebagai Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (SDM).
Kemudian, pada November 2024, ia meraih pangkat Komisaris Jenderal dan dipercaya mengemban tugas sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.
Deddy merupakan sosok polisi akademisi. Ini terlihat dari keberhasilannya meraih gelar profesor dan aktif sebagai guru besar di STIK/PTIK.
Dia juga menjadi pionir di internal Polri dalam menulis buku. Deddy tercatat sudah menulis lebih dari 27 judul, bahkan memperoleh penghargaan MURI pada Mei 2024.
Harta Kekayaan
Komjen Dedi Prasetyo tercatat memiliki total harta kekayaan senilai Rp 10.672.500.000 sebagaimana tercatat dalam LHKPN KPK yang dilaporkan pada tanggal 5 Maret 2024 untuk periodik 2023.
Berikut rincian harta kekayaan Dedi Prasetyo:
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 8.150.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 800 m2/300 m2 di KAB / KOTA KOTA MADIUN , WARISAN Rp. 3.000.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 415 m2/250 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 2.700.000.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 299 m2/150 m2 di KAB / KOTA KOTA SURABAYA , HASIL SENDIRI Rp. 1.500.000.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 300 m2/70 m2 di KAB / KOTA KOTA PALANGKA RAYA , HASIL SENDIRI Rp. 200.000.000
5. Tanah dan Bangunan Seluas 242 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA MADIUN , WARISAN Rp. 750.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 977.500.000
1. MOBIL, TOYOTA LAND CRUISER / PICK UP Tahun 1998, HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000
2. MOTOR, HONDA VARIO / SEPEDA MOTOR Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp. 7.500.000
3. MOBIL, MITSUBISHI PAJERO / JEEP Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp. 190.000.000
4. MOBIL, HONDA CRV / JEEP Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 400.000.000
5. MOTOR, YAMAHA WR / SEPEDA MOTOR Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp. 30.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 320.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 1.225.000.000
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Total Rp. 10.672.500.000
Berita Terkait
-
Istri Disorot Gegara 'Misi Budaya' ke Luar Negeri, Ternyata Segini Total Kekayaan Maman Abdurrahman
-
Istrinya Bikin Heboh, Maman Masuk Daftar 5 Menteri Terkaya
-
Profile Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Tak Punya Utang
-
Eks Wakapolri Komjen Oegroseno Polisikan Sekjen KOI Wijaya Mithuna, Ada Apa?
-
Baru Jadi Stafsus Presiden, Harta Kekayaan Musisi Yovie Widianto Tembus Rp 43 Miliar!
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Dilaporkan Hilang, Seorang Warga Karawang Ditemukan Tewas di Tengah Banjir
-
Serpihan Pesawat Jatuh di Gunung Bulusaraung Ditemukan! Ini Perkembangan Terbaru dari Kemenhub
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Waspada Hujan Ringan di Seluruh Wilayah
-
Cara Cek Rasionalisasi SNBP 2026 Agar Tidak Salah Pilih Jurusan
-
Pimpin Rapat Kabinet dari London, Prabowo Bahas Penertiban Kawasan Hutan
-
Bahas Kereta Listrik, Mahasiswa: Jangan Sampai Cuma Pindah Beban Karbon ke Kementerian Sebelah
-
Ironi Harta Miliaran Bupati Pati dan Walkot Madiun: Sama-sama Terjaring OTT KPK, Siapa Paling Kaya?
-
Komisi A DPRD DKI Soroti 'Timing' Modifikasi Cuaca Jakarta: Jangan Sampai Buang Anggaran!
-
Pakai Jaket Biru dan Topi Hitam, Wali Kota Madiun Maidi Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
-
Horor di Serang! Makam 7 Tahun Dibongkar, Tengkorak Jenazah Raib Misterius