Suara.com - Salah satu korban longsor di Puncak Bogor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat adalah pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Peristiwa longsor di kawasan Puncak Bogor itu terjadi pada Sabtu 5 Juli 2025. Salah satu korban adalah pegawai Kemendagri yang hilang akibat tergulung material longsor.
Kepala Biro Umum Kemendagri Asmawa Tosepu mengatakan, korban atas nama Oden Sumantri (47) merupakan tenaga pengemudi di Biro Umum Kemendagri. Pihaknya telah mendampingi keluarga korban di lokasi kejadian.
"Beliau adalah tenaga pengemudi kami di Biro Umum. Kami sudah berkomunikasi langsung dengan keluarga korban di lokasi pencarian," kata Asmawa dilansir dari Antara.
Asmawa menegaskan bahwa Kemendagri akan memberikan perhatian dan dukungan penuh untuk keluarga korban. Ia juga menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa pegawainya tersebut.
"Kami pastikan ada perhatian dan dukungan untuk keluarga yang ditinggalkan," ujar Asmawa yang pernah menjabat sebagai Pj Bupati Bogor pada tahun 2024.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat menjelaskan kronologi peristiwa longsor terjadi di area pemancingan Gang Dolar, Kampung Ciletuh, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, sekitar pukul 18.30 WIB.
Menurut keterangan saksi, korban sedang memancing di lokasi tersebut. Pengelola pemancingan telah memperingatkan korban agar berpindah tempat karena debit air Sungai Ciesek meningkat, namun korban tetap berada di lokasi hingga longsoran terjadi.
"Korban diduga tertimbun material longsor atau terbawa arus Sungai Ciesek," kata Ade.
Baca Juga: Tangis di Balik Longsor Bogor: Kisah Pilu Pemancing Hilang, Ditelan Bumi di Tengah Derasnya Hujan
Upaya pencarian telah dilakukan oleh tim gabungan sejak Minggu pagi, namun dihentikan sementara pada pukul 16.00 WIB karena cuaca buruk. Pencarian akan dilanjutkan pada Senin (7/7).
Tim pencarian melibatkan unsur BPBD, aparatur desa, RT/RW setempat, Damkar, Babinsa, Babinmas, relawan, Brimob SAR, serta masyarakat sekitar.
Oden Sumantri diketahui berdomisili di Kampung Kelapa RT 04 RW 04, Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Saat kejadian, ia mengenakan pakaian berwarna putih.
Oden Sumantri merupakan satu dari empat korban longsor di tiga lokasi berbeda kawasan Puncak, Bogor. Tiga korban lainnya sudah berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Tangis di Balik Longsor Bogor: Kisah Pilu Pemancing Hilang, Ditelan Bumi di Tengah Derasnya Hujan
-
Dasco Dorong Pemerintah Diplomasi Bebaskan WNI yang Ditahan Junta Myanmar
-
Kronologi Selebgram AP Divonis 7 Tahun Penjara di Myanmar, Danai Pemberontak?
-
Tolak RUU ODOL, Ratusan Sopir Truk Demo di Jakarta
-
Ingatkan Kepala Daerah Se-Papua, Wamendagri: Dana Otsus Harus Segera Terealisasi ke Masyarakat
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
-
Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza