Suara.com - Nama Andini Permata belakangan menjadi perbincangan dan dicari di media sosial lantaran video yang menghebohkan publik.
Awalnya, video berdurasi sekitar 2 lebih muncul di platform TikTok dan X (sebelumnya Twitter).
Potongan-potongan dari video Andini Permata kemudian disebarluaskan oleh sejumlah akun media sosial, salah satunya melalui unggahan di TikTok.
Dalam video viral, sosok remaja perempuan disebut Andini Permata terlihat bersama seorang anak laki-laki alias bocil.
Tampak wanita mengenakan pakaian rumahan seperti singlet putih, daster, dan kostum lain yang disebut sebagai Andini Permata.
Terlihat juga anak laki-laki yang disebut-sebut masih siswa SD, ekspresinya tampak dalam kondisi bingung.
Hal lain yang menjadi sorotan ialah perbedaan usia yang cukup mencolok antara perempuan dalam video dan sang bocah itu.
Meski begitu, hingga kini belum ada informasi valid yang menjelaskan secara pasti usia wanita yang dikaitkan dengan nama Andini Permata.
Meski belum ada sumber kredibel, banyak pihak turut menyebarkan video tersebut tanpa mempertimbangkan dampak hukum dan etika.
Baca Juga: 8 Fakta Andini Permata yang Viral di Media Sosial, Link Videonya Dicari-cari!
Video inipun terlanjur viral meski belum ada penjelasan resmi terkait keaslian video atau memastikan identitas kedua individu yang terlibat.
Di sisi lain, beberapa tautan atau link video Andini Permata yang disebar malah mengarah pada konten menyesatkan ke situs yang tidak jelas.
Bahkan link tersebut berpotensi mengandung perangkat lunak berbahaya (malware) yang bisa merugikan pengguna.
Meski demikian hingga kini masih banyak pengguna internet yang penasaran mencoba melacak akun asli Andini Permata di TikTok dan Instagram.
Hal tersebut dilakukan untuk mencari tahu identitas dan kebenaran dari konten yang tersebar. Sementara itu, penyebaran dan pencarian konten semacam ini dapat menimbulkan berbagai risiko, baik secara teknis, hukum, maupun moral.
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dalam mengakses atau mengklik tautan video yang tidak jelas sumbernya, terutama yang menjanjikan konten berbau eksplisit.
Berita Terkait
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Tak Bisa Beli Roti Gegara Cuma Punya Uang Tunai: Kenapa Toko Lebih Suka Cashless?
-
Video Viral Badan Pesawat di Jalan Soetta, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Viral Video Main Golf di Tengah Bencana Sumatra, Kepala BGN Dadan Hindayana Buka Suara
-
Geger Ngaku Anak Polisi Propam dan Pakai Mobil Sitaan, Borok Pria Ini Dibongkar Polda Metro Jaya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan