Suara.com - Gunung Rinjani, gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia yang memiliki ketinggian 3.726 mdpl.
Gunung Rinjani kembali banyak jadi perbincangan dan perhatian setelah kejadian tewasnya pendaki asal Brasil, Juliana Marins.
Gunung Rinjani ini berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Keindahan yang dipancarkan begitu luar biasa, hingga mampu menarik perhatian wisatawan mancanegara.
Terbukti, pengunjung Gunung Rinjani didominasi oleh para wisatawan asing. Bukan hanya bagi para pecinta gunung, Mereka yang berdatangan juga banyak dari kalangan pemula.
Gunung yang terlihat gagah ini, rupanya menyimpan trek pendakian yang ekstra sulit.
Bahkan bisa dikatakan berbahaya bagi pendaki pemula, terlebih jika tidak dibekali dengan ilmu mendaki.
Selain itu, masyarakat Lombok di sekitar Gunung Rinjani mempercayai gunung Rinjani sebagai Gunung yang ‘Angker’.
Mengapa demikian? Berikut kisah di balik indahnya Gunung Rinjani yang mendunia.
Baca Juga: Kritik Indonesia, Ayah Juliana Marins Dibandingkan dengan Ridwan Kamil
Rinjani membentang di wilayah empat kabupaten, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat dan Lombok Utara.
Tak sedikit pendaki terpikat dengan keindahan alamnya, mulai dari Sungai, danau, hingga air terjun.
Pesona Rinjani bukan hanya ada pada lanskapnya, melainkan juga namanya. ‘Rinjani’ menyimpan akar sejarah yang panjang, memberi makna tinggi dan tegak.
Nama tersebut merefleksikan kondisi geografisnya sebagai salah satu puncak tertinggi Indonesia.
Dalam berbagai cerita rakyat, nama Rinjani ini diyakini berasal dari sosok Perempuan sakti bernama Rara Anjani, yang kemudian berubah menjadi Renjani dan akhirnya menjadi Rinjani.
Bukti jejak nama Rara Anjani ini masih hidup di masyarakat, seperti pada penamaan Desa Anjani di Lombok Timur dan Gedung Dewi Anjani di Mataram.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP