Suara.com - Andrew Hidayat kembali menjadi sorotan publik setelah keterlibatannya dalam PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) diklarifikasi secara terbuka oleh otoritas pasar modal.
Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan tidak ada pelanggaran atau kejanggalan dalam kepemilikan Andrew di emiten aset kripto tersebut, menegaskan bahwa proses seleksi IPO COIN dilakukan secara ketat dan berdasarkan prinsip kehati-hatian serta analisa komprehensif.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menyatakan bahwa Andrew Hidayat bukan pemilik manfaat akhir dari PT Indobara Utama Mandiri (IUM).
"Kami menyatakan bahwa yang bersangkutan bukan merupakan pemilik manfaat akhir dari PT Indobara Utama Mandiri (IUM) dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan IUM pada saat IUM mengikuti proses lelang barang rampasan negara tersebut," katanya dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (8/7/2025).
Nyoman juga menjelaskan bahwa sesuai Peraturan BAPPEBTI Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto, pengelola tempat penyimpanan aset kripto tidak boleh dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung, oleh pihak yang pernah terlibat tindak pidana ekonomi atau keuangan.
"Konsultan Hukum Perseroan menyatakan bahwa catatan hukum terhadap bapak Andrew Hidayat bukan termasuk tindak pidana di bidang ekonomi atau keuangan sebagaimana diatur pada peraturan tersebut.
Sejak tanggal 27 Desember 2023, ICC telah mendapatkan izin sebagai Pengelola Tempat Penyimpanan Aset Kripto dari BAPPEBTI," lanjutnya.
Penjelasan tambahan juga dimuat dalam prospektus COIN yang dirilis pada 1 Juli 2025. Pada halaman 91 prospektus tersebut, ditegaskan bahwa tudingan keterlibatan Andrew dalam kasus dugaan korupsi lelang barang rampasan negara tidak berdasar.
"Sebagaimana ditegaskan oleh Perseroan dan melalui Surat Pernyataan tanggal 13 November 2024 dari Andrew Hidayat, Andrew Hidayat menyatakan bahwa yang bersangkutan bukan merupakan pemilik manfaat akhir dari PT Indobara Utama Mandiri (IUM)," katanya.
Baca Juga: BEI Tegaskan IPO COIN Tidak Ada Pelanggaran Aturan
Aksi penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) pun sukses menarik perhatian tinggi dari investor.
Sejak penawaran dibuka pada Rabu, 2 Juli 2025, COIN telah mencatatkan oversubscribed lebih dari 70 kali dengan total pemesanan dari lebih 100 ribu calon investor, berdasarkan sumber yang dapat dipercaya.
COIN merupakan perusahaan holding yang membawahi dua anak usaha strategis: PT Central Finansial X (CFX) sebagai Bursa Aset Kripto pertama di Indonesia, dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) sebagai lembaga penyimpanan aset kripto.
Kedua entitas tersebut telah mengantongi izin resmi dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dalam IPO ini, COIN menawarkan harga Rp100 per saham dengan total saham yang dilepas sebanyak 2,2 miliar lembar.
Perseroan juga telah mengantongi pernyataan efektif dari OJK dan mendapat respons positif selama masa penawaran awal yang berlangsung pada 23–25 Juni 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
4 HP Snapdragon Paling Murah, Cocok untuk Daily Driver Terbaik Harga mulai Rp 2 Jutaan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
Terkini
-
Berapa Sisa Populasi Gajah Sumatera? Viral Ikut Terseret Banjir
-
TelkomGroup Perkuat Pemulihan Layanan dengan Tambahan Backup Satelit di Wilayah Bencana Sumatra
-
Berapa Korban Banjir Sumatera Per 30 November 2025? Ini Data BNPB
-
Mangrove Bukan Sekadar Benteng Pesisir: Lebih dari Penjaga Karbon, Penopang Kehidupan Laut
-
Bantu Korban Banjir Aceh, 94 SPPG Gerak Cepat Salurkan 282 Ribu Paket Makanan!
-
Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak
-
Presiden Prabowo Didesak Tetapkan Darurat Bencana Nasional di Sumatera
-
Banjir Terjang Sumatera, Pimpinan Komisi X DPR Desak Dispensasi Pembayaran Uang Sekolah Bagi Korban
-
Pakar Dorong Pengetatan IUP: Reboisasi Dinilai Kunci Perbaikan Tambang
-
Direktur Eksekutif CISA: Kapolri Konsisten Jaga Amanat Konstitusi sebagai Kekuatan Supremasi Sipil