Suara.com - Nama selebgram Lisa Mariana kembali menjadi sorotan setelah dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan keterlibatannya dalam tiga video asusila yang viral di media sosial.
Laporan tersebut dilayangkan oleh Asosiasi Advokat Indonesia ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat pada 10 Juli 2025.
Laporan terhadap Lisa Mariana bermula dari beredarnya tiga video syur berdurasi pendek yang menunjukkan seorang perempuan dengan ciri fisik mirip Lisa, tengah melakukan hubungan intim dengan seorang pria bertato.
Video tersebut, menurut pelapor, bukan hanya tersebar secara liar di media sosial, tetapi juga ditemukan diperjualbelikan di situs-situs berbayar.
Laporan resmi kemudian dibuat pada 10 Juli 2025 oleh kuasa hukum Asosiasi Advokat Indonesia, yang mendesak agar Polda Jabar segera menindaklanjuti kasus ini karena dinilai meresahkan publik.
Tiga Video, Satu Pemeran Wanita, Diduga Direkam Sengaja
Direktur Reskrimsus Polda Jabar dalam keterangannya mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima bukti berupa tiga video yang diduga kuat direkam secara sengaja.
Ketiganya menunjukkan pemeran wanita dan pria yang sama, di lokasi berbeda.
"Video tersebut bukan hasil penyadapan atau kamera tersembunyi. Ada indikasi direkam dengan persetujuan dan kesadaran pihak yang terlibat," ujar seorang perwira penyidik, Kamis (10/7).
Namun, hingga kini polisi belum menyimpulkan siapa penyebar awal video tersebut.
Baca Juga: Jumlah Link Video Syur Andini Permata Bareng Bocil Tersebar di Medsos, Identitasnya Terbongkar?
Proses penelusuran digital forensik masih dilakukan guna melacak jalur distribusi pertama dan kemungkinan motif komersial di balik penyebarannya.
Status Lisa Mariana, Dilaporkan, Belum Ditetapkan Tersangka
Pihak kepolisian menyatakan bahwa status Lisa Mariana saat ini adalah terlapor, dan belum ada penetapan sebagai tersangka. Ia dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Polda Jabar pada Jumat, 11 Juli 2025.
Sementara itu, pihak kuasa hukum Lisa belum memberikan keterangan resmi kepada media terkait tuduhan tersebut.
Namun sumber internal menyebut bahwa Lisa siap hadir memenuhi panggilan penyidik dan akan memberikan klarifikasi secara langsung.
Apakah Terkait Perseteruan dengan Ridwan Kamil?
Menariknya, laporan terhadap Lisa Mariana ini muncul di tengah panasnya sengketa perdata antara dirinya dan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Sebelumnya, Lisa menggugat RK senilai Rp10 miliar, dan sebaliknya, RK juga melaporkan Lisa atas dugaan pencemaran nama baik dengan nilai gugatan Rp105 miliar.
Berita Terkait
-
Jumlah Link Video Syur Andini Permata Bareng Bocil Tersebar di Medsos, Identitasnya Terbongkar?
-
3 Link Video Syur Beredar, Lisa Mariana Diperiksa Polisi Hari Ini
-
Usai Ancam Jemput Paksa Ridwan Kamil, Wakil Ketua KPK Ralat Pernyataannya Sendiri: Saya Salah Ingat
-
Dipanggil Tak Pernah Datang, KPK Siap Jemput Paksa Ridwan Kamil
-
Sosok Andini Permata Masih Misterius? Link Video Syur 2 Menit 31 Detik Bareng Bocil Dicari-cari!
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi