Suara.com - Young Black and Rich adalah lagu karya Melly Mike, penyanyi asal Amerika Serikat, yang viral di Indonesia sebagai backsound tren "aura farming" pada lomba tradisional Pacu Jalur di Riau.
Lagu ini menjadi fenomena global setelah digunakan dalam video-video TikTok dan Instagram, terutama saat menampilkan bocah penari di ujung perahu Pacu Jalur yang menari penuh percaya diri dan karisma.
Makna dan Pesan Lagu
Lagu ini merupakan curahan hati Melly Mike tentang perjuangannya meraih kesuksesan dari titik nol. Ia menekankan pentingnya kemandirian, semangat, dan kerja keras untuk mencapai mimpi dan kekayaan di usia muda, khususnya sebagai anak muda kulit hitam di Amerika.
Lirik lagu menonjolkan rasa bangga terhadap identitas diri, kebebasan finansial, dan dorongan untuk tidak mudah menyerah menghadapi tantangan hidup.
Motivasi untuk Bangkit
Melly Mike menulis lagu ini setelah melewati masa sulit dalam hidupnya, sebagai simbol kemenangan atas trauma dan titik terendah, serta ajakan untuk percaya diri dan berani mengejar mimpi.
Berikut penggalan lirik lagu dan artinya
"I ain't even gon' get mad, I'm young, black and rich
(Aku bahkan tidak akan marah, aku muda, hitam, dan kaya)
"Everything you ever wanted, everything you ever dreamed
It starts now, it starts today
(Semua yang kamu inginkan, semua yang kamu impikan
Dimulai sekarang, hari ini)
Lagu ini mengajak pendengarnya untuk tidak bergantung pada orang lain, berani mengambil keputusan, dan selalu berusaha menjadi versi terbaik dari diri sendiri.
Lagu ini semakin viral setelah dipakai menjadi backsound pacu jalut, Istilah ini merujuk pada gerakan menari penuh percaya diri yang dilakukan penari di ujung perahu Pacu Jalur. Gerakan ini dianggap memancarkan aura karismatik dan menjadi simbol ekspresi diri yang kuat.
Lagu "Young Black and Rich" menjadi soundtrack utama tren ini, sehingga semakin banyak warganet dan influencer menirukan gerakan tersebut di media sosial, bahkan hingga direspons klub sepak bola dunia seperti PSG dan AC Milan.
Berita Terkait
-
Orasi di Hadapan 1.000 Siswa, Kapolda Riau: Generasi Muda Adalah Kunci Menjaga Alam dan Masa Depan
-
LMKN Buka Suara Usai Dilaporkan ke KPK soal Dana Royalti Rp14 Miliar
-
Keluar dari Zona Nyaman, Judika Jelajahi Nuansa Folk Lewat Lagu "Terpikat Pada Cinta"
-
LMKN Salurkan Rp151,8 Miliar Royalti ke Musisi, Puluhan Miliar Rupiah Masih Tak Bertuan
-
'Wallahi, Billahi, Tallahi!' Surat Sumpah Abdul Wahid dari Sel KPK Gegerkan Riau
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi
-
Jejak Berdarah Pembunuh Sadis Rumania Berakhir di Bali, Diciduk Tim Gabungan di Kerobokan