Suara.com - Viral video orang-orang berjubah putih tengah melakukan aktivitas mirip tawaf di sekitar Tugu Hargo Dumilah, puncak Gunung Lawu, Jawa Tengah. Aksi spiritual yang mengundang perhatian netizen itu disebut-sebut dilakukan oleh kelompok penganut aliran kepercayaan.
Video berdurasi kurang dari satu menit itu merekam sejumlah orang duduk bersila menghadap Tugu Triangulasi di Hargo Dumilah. Mereka mengenakan pakaian serba putih dan melantunkan tembang Jawa berisi pujian kepada Tuhan dan utusan-Nya. Dalam video kedua, tampak rombongan melakukan gerakan memutari tugu searah jarum jam, menyerupai tawaf dalam ritual haji.
Kejadian itu diketahui berlangsung pada Jumat (11/7/2025), saat rombongan mendaki melalui jalur Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur. Aktivitas mereka langsung menjadi sorotan netizen setelah diunggah di berbagai platform media sosial.
Relawan Ceto (Reco), Eko Sapardi Memora, membenarkan peristiwa tersebut. "Jumat kemarin, naiknya Kamis ngono jare Mas, tapi yang paham detailnya ya teman-teman Cemoro Sewu itu," ujarnya dalam pemberitaan, Senin (14/7/2025).
Dari informasi yang beredar di kalangan relawan, kata Eko, kelompok itu diyakini berasal dari salah satu aliran kepercayaan di Indonesia yang bercorak kejawen.
"Itu seperti kejawen atau aliran-aliran kepercayaan gitu. Nggih berdoa pas itu," ucapnya.
Ia mengaku baru kali ini melihat aktivitas semacam itu dilakukan di puncak Gunung Lawu. "Saya baru pertama kali mendengar, tapi kalau dulu-dulu saya kurang tahu," katanya.
Gunung Lawu memang dikenal sebagai lokasi yang sarat makna spiritual. Banyak penganut kejawen dan aliran spiritual lainnya melakukan ritual di gunung yang membentang di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur ini, terutama saat momen 1 Suro atau malam Tahun Baru Jawa.
Fenomena seperti ini pernah terjadi sebelumnya, terutama saat bulan-bulan sakral menurut penanggalan Jawa. Namun, baru kali ini terekam jelas dan tersebar luas di dunia maya, hingga memicu rasa penasaran warganet.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola jalur pendakian terkait kelompok tersebut.
Meski demikian, para relawan mengimbau agar pendaki tetap menghormati keberagaman praktik spiritual selama tidak melanggar aturan dan norma yang berlaku di kawasan konservasi.
Berita Terkait
-
Dari Minuman Kekinian hingga Dessert Estetik, Ini Dia Tren Kuliner Viral 2025
-
Apa itu TheoTown? Game Viral yang Bisa Simulasikan Rasanya Jadi Pemimpin Rezim
-
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
-
Prabowo Komentari Podcast di Sosial Media: Banyak Pakar Bicara Asal
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek