Suara.com - Video yang menampilkan bentrok kedua kelompok ormas di Sumatera Utara (Sumut), beredar di media sosial. Akibat bentrokan ini, tiga orang anggota ormas dilaporkan mengalami luka-luka.
Dilihat SuaraSumut.id dari video yang beredar tampak sekelompok ormas membawa senjata tajam melakukan penyerangan dan pengerusakan terhadap kendaraan pribadi di Desa Lau Mulgab Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.
"Mobil orang lain (dirusak Ormas)," kata wanita perekam video ketakutan, dilihat Selasa 14 Juli 2025.
Sontak saja, begitu video ini beredar seketika menjadi viral. Polisi yang menerima laporan bentrokan ini kemudian turun ke lokasi untuk meredam bentrok terulang.
Informasi diperoleh, bentrokan yang beredar video merupakan buntut bentrokan yang terjadi sebelumnya di Kecamatan Selesai, diduga gegara terkait pengamanan pengawalan jasa pengangkutan.
Apa Sebabnya?
Kasi Humas Polres Binjai AKP Junaidi ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id terkait penyebab bentrokan menjelaskan kalau pihaknya sedang melakukan proses hukum terhadap kasus bentrokan antara ormas G dan ormas F.
"Satreskrim Polres Binjai saat ini sedang melakukan proses hukum terhadap kasus segerombolan ormas yang melakukan penyerangan dan pengerusakan terhadap kendaraan pribadi," katanya.
Junaidi mengatakan video yang beredar terjadi di Desa Lau Mulgab Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat, Senin 14 Juli 2025 pagi.
Atas kejadian tersebut, petugas sudah melakukan cek TKP dan saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi di seputaran tempat kejadian.
"Dan juga mengumpulkan barang bukti terkait kejadian tersebut," ungkapnya.
Petugas juga sudah turun ke lokasi untuk mencegah bentrokan yang meresahkan masyarakat tersebut terulang.
"Guna antisipasi terjadinya bentrok susulan personil sudah di siagakan di TKP," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Harga Sembako Naik Jelang Idul Fitri? Pemkab Bekasi Akan Gelar Operasi Pasar
-
Selebgram Erika Octaviani Dimasukkan ke RSJ oleh Suami Sendiri
-
Geger Kabar Bupati Kutai Timur Beli Ambulans Rp9 Miliar, Pemkab Kutim Beri Klarifikasi
-
Bocah SD 'Roasting' Prabowo Subianto Pakai Istilah Politik Sensitif, Antek Asing Ikut Diucap
-
Viral Ibu-Ibu Salat di Lorong Kereta dengan Menggelar Sajadah, Tuai Pro Kontra
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea CukaiBNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Kecam Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, DPR Bakal Segera Panggil Menpora
-
Prabowo Dikritik Tak Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Pengamat: Blunder Besar Kebijakan Luar Negeri
-
Jakarta Tetap Terbuka bagi Pendatang, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Operasi Yustisi
-
Kecelakaan Tragis di Koja: Nenek Penumpang Ojek Tewas Terlindas Trailer Usai Pulang Berobat
-
Asah Insting Tempur, TNI AL Gelar Simulasi Halau Serangan Udara di Perbatasan Tarakan
-
Modus Transaksi di Kamar Hotel Tanah Abang Terbongkar! Dua Pria Diciduk saat Edarkan 3 Kg Ganja
-
Menanti Keputusan April, Akankah Stadion JIS Jadi Lokasi Konser Megah BTS?
-
Buntut Kasus Undip, DPR Akan Evaluasi Total Permendikbudristek Soal Kekerasan
-
Analis Boni Hargens: Sinergi Polri dan Lembaga Negara Sukses Jaga Kondusivitas Ramadan