Suara.com - Sebagai generasi yang produktif dan penuh ambisi, anak muda sering kali merasa asuransi kesehatan bukanlah prioritas utama.
Padahal, satu kejadian tak terduga bisa mengubah segalanya, terutama jika menyangkut biaya perawatan intensif di rumah sakit yang bisa meruntuhkan stabilitas finansial yang sedang Anda bangun.
Pernahkah Anda berpikir, "Ah, saya masih muda dan sehat, asuransi nanti saja"? Jika iya, Anda tidak sendirian.
Namun, data menunjukkan bahwa risiko penyakit kritis dan kecelakaan tidak mengenal usia.
Saat perawatan medis darurat dibutuhkan, khususnya di Intensive Care Unit (ICU), tagihan yang muncul bisa sangat mengejutkan.
Inilah mengapa memiliki proteksi kesehatan seperti asuransi bukan lagi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan fundamental di era modern.
Mengapa Biaya Perawatan di ICU Selangit?
Masuk ruang ICU berarti pasien membutuhkan pengawasan dan perawatan medis paling canggih dan intensif. Biaya yang mahal ini bukan tanpa alasan.
Beberapa faktor utama yang membuat tagihan ICU membengkak antara lain:
Baca Juga: Data AAJI: Pasar Asuransi Jiwa Tembus Rp 30,95 Triliun, BRI Life Luncurkan Arunika
- Peralatan Medis Canggih
Ruang ICU dilengkapi dengan teknologi mutakhir seperti ventilator (alat bantu napas), monitor detak jantung, mesin dialisis (cuci darah), dan perangkat lainnya yang beroperasi 24/7.
Biaya operasional dan perawatannya sangat tinggi.
- Tim Medis Khusus
Perawatan di ICU ditangani oleh tim dokter spesialis, seperti ahli anestesi dan intensivist (dokter spesialis perawatan intensif), serta perawat yang memiliki rasio lebih kecil per pasien untuk memastikan pengawasan ketat.
- Obat-obatan dan Prosedur Khusus
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.
-
4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay
-
Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat
-
Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan