Gibran sadar bahwa untuk mengubah bahan mentah menjadi produk jadi bernilai tinggi, diperlukan inovasi dan penelitian.
Oleh karena itu, ia secara terbuka mengajak dan menjanjikan dukungan bagi generasi muda yang mau terjun ke dalam riset hilirisasi kemenyan.
Ia berjanji akan menyediakan fasilitas modern untuk mendukung proses ini.
"Kita jualnya mentah terus makanya kita dorong anak-anak muda untuk riset, kita sediakan tempat yang baik, alat-alat terkini, hilirisasi, ini bukan hanya hilirisasi nikel, ada yang namanya hilirisasi kemenyan dan masih banyak lagi yang saya temukan disana," jelas Gibran.
Ini adalah sebuah panggilan terbuka bagi para ilmuwan, wirausahawan, dan mahasiswa untuk menangkap peluang yang ia tawarkan.
4. Tuai Ragam Reaksi: Dari Dukungan Hingga Tagihan Janji Loker
Seperti pidato-pidatonya yang lain, gagasan Gibran soal kemenyan langsung memicu ribuan komentar di media sosial. Reaksinya sangat beragam.
Sebagian memuji terobosan dan cara pandangnya yang out-of-the-box. Namun, tidak sedikit pula yang menanggapinya dengan skeptis dan langsung menagih janji-janji kampanyenya, terutama soal penciptaan 19 juta lapangan kerja.
"Yaudah lokernya mana pak saya tertarik tuh dengan terobosan bapak ubah kemenyan jadi parfum mahal," ungkap @rar_. Komentar lain yang tak kalah pedas, "Hilirisasi loker 19jt," imbuh @nrmd.
Baca Juga: Pemakzulan Gibran di Persimpangan, Surat Mengendap, DPR Bungkam, Purnawirawan Siapkan 'Opsi Paksa'
Ada pula yang membandingkan gaya komunikasinya dengan Wapres sebelumnya, "Dulu diem nya wapres Ma'ruf Amin bikin kita marah. Kenapa sekarang wapres nya mau ngomong kok malah jadi emosi (emoji ketawa)," cuit @ar***86.
Komentar seperti "Diam Tolah Toleh. Bergerak Salah Kabeh," menunjukkan betapa setiap gerak-gerik dan pernyataan Gibran selalu jadi sorotan tajam publik.
Berita Terkait
-
Pemakzulan Gibran di Persimpangan, Surat Mengendap, DPR Bungkam, Purnawirawan Siapkan 'Opsi Paksa'
-
Gibran Bandingkan Kemenyan dengan Nikel: Visi Ekonomis atau Sekadar Cari Sensasi?
-
Dosa Politik Jokowi Dikuliti Rocky Gerung, Nasib Warisannya Kini di Tangan Prabowo
-
Gaya Gibran di Lemhannas Diapresiasi Pengamat Intelijen: Dia Hormati Para Senior
-
Rocky Gerung: Jika Gibran Dimakzulkan Jadi Hukuman Tak Langsung untuk Jokowi
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU