Suara.com - Perburuan tersangka korupsi M. Riza Chalid telah berkembang menjadi sebuah drama penegakan hukum yang melibatkan tiga negara di Asia Tenggara.
Setelah Singapura secara resmi menyatakan sang taipan tidak berada di wilayahnya, fokus pengejaran kini sepenuhnya beralih ke Malaysia.
Drama ini dimulai ketika Kejaksaan Agung RI mengumumkan perburuan terhadap Riza Chalid dengan dugaan awal ia bersembunyi di Singapura.
Namun, Singapura dengan cepat merespons untuk membersihkan namanya dari spekulasi tersebut.
“Catatan imigrasi kami menunjukkan bahwa Muhammad Riza Chalid tidak sedang berada di Singapura dan yang bersangkutan sudah lama tidak memasuki Singapura,” tulis Kemlu Singapura dalam pernyataan resminya, Rabu (16/7).
Mereka juga menegaskan siap membantu sesuai koridor hukum jika ada permintaan resmi dari Indonesia.
Sanggahan tegas dari Singapura ini kemudian diperkuat oleh data internal Indonesia. Plt. Dirjen Imigrasi Yuldi Yusman mengonfirmasi bahwa jalur pelarian Riza Chalid mengarah ke Kuala Lumpur, bukan Singapura.
“Mohamad Riza Chalid keluar meninggalkan wilayah Indonesia pada tanggal 06-02-2025 menuju Malaysia,” terang Yuldi.
Kini, bola panas berada di tangan otoritas Malaysia. Indonesia, melalui perwakilan Imigrasinya, telah secara aktif memulai koordinasi dengan Jabatan Imigresen Malaysia dan Polis Diraja Malaysia untuk melacak keberadaan Riza.
Baca Juga: Blunder Intelijen? Kejagung Buru Riza Chalid di Singapura, Ternyata Sudah 5 Bulan di Negara Ini
“Kami sudah berkoordinasi dengan perwakilan Imigrasi kami yang berada di Malaysia dan perwakilan kami sudah berkoordinasi dengan jabatan Immigraseen Malaysia serta Polis Malaysia untuk mencari keberadaan Mohamad Riza Chalid,” tutur Yuldi, Kamis 17 Juli 2025.
Kasus ini menjadi ujian nyata bagi efektivitas perjanjian kerja sama hukum dan kepolisian di kawasan ASEAN.
Keberhasilan atau kegagalan membawa pulang Riza Chalid akan sangat bergantung pada kemauan politik dan kerja sama yang solid antara Jakarta dan Kuala Lumpur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan