Suara.com - Evakuasi korban KM Barcelona V yang mengalami kebakaran di perairan Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara turut melibatkan prajurit TNI dari Kodim 1310/Bitung, Minggu 20 Juli 2025.
Diketahui, KM Barcelona kebakaran dalam pelayaran dari Pelabuhan Kabupaten Kepulauan Talaud menuju Pelabuhan Manado.
Dalam detik-detik penyelamatan korban KM Barcelona kebakaran itu, Prajurit Kodim 1310/Bitung turut bergerak melakukan penyelamatan.
"Prajurit Kodim 1310/Bitung segera bergerak cepat dan terlibat aktif dalam upaya pencarian dan penyelamatan korban bersama tm SAR gabungan dan nelayan setempat," kata Kapendam XIII/Merdeka, Kolonel Inf. Daniel ES. Lalawi di Manado, Minggu.
Kapendam mengatakan Kodim 1310/Bitung menerjunkan prajuritnya untuk membantu proses evakuasi dan penanganan awal terhadap korban.
"Kecepatan reaksi di lapangan menjadi kunci dalam menyelamatkan nyawa para penumpang yang masih terapung di laut," katanya.
Hingga saat ini, kata Kapendam, jumlah pasti korban jiwa maupun luka-luka masih dalam pendataan oleh pihak berwenang.
Kodim 1310/Bitung terus berkoordinasi dengan Basarnas, Polairud, dan instansi terkait lainnya guna memastikan seluruh penumpang berhasil ditemukan dan mendapatkan penanganan.
Sebuah insiden kebakaran menimpa kapal penumpang KM Barcelona V yang sedang berlayar dari Talaud menuju Manado, tepat di perairan sekitar PulauTalise.
Baca Juga: Operasi Dramatis Peyelamatan Penumpang KM Barcelona dari Kobaran Api, Bakamla Kerahkan KN Gajah Laut
Kobaran api yang melanda bagian atas kapal memicu kepanikan hebat di kalangan penumpang.
Korban dievakuasi ke Pulau Gangga II, pulau berpenghuni di Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, selanjutnya dievakuasi ke Pelabuhan Munte, Likupang Barat.
Operasi penyelamatan
Sebelumnya diberitakan,
Horor di perairan Talise, Sulut, KM Barcelona V terbakar hebat, para penumpang panik hingga melompat ke laut. Bakamla kerahkan kapal patroli KN Gajah Laut dalam operasi penyelamatan darurat.
Langit biru di atas perairan Talise, Likupang, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, mendadak kelabu oleh kepulan asap hitam pekat dari KM Barcelona yang terbakar pada Minggu siang, 20 Juli 2025.
Kapal penumpang KM Barcelona V, yang tengah dalam pelayaran rutin dari Talaud menuju Manado, berubah menjadi neraka terapung setelah api berkobar hebat di salah satu bagian kapal, memicu kepanikan massal dan memaksa Badan Keamanan Laut atau Bakamla RI mengerahkan salah satu aset terbaiknya, KN Gajah Laut, untuk memimpin operasi penyelamatan darurat.
Insiden yang mengancam nyawa puluhan penumpang ini direspons cepat oleh Bakamla Zona Tengah.
Mendapat laporan mengenai kapal yang terbakar, mereka tidak menunggu lama untuk menerjunkan kapal patroli canggihnya ke lokasi kejadian.
Kepala Zona Tengah Bakamla RI, Laksamana Pertama Bakamla Teguh Prasetya, mengonfirmasi langkah cepat yang diambil pihaknya untuk memberikan pertolongan pertama.
"Bakamla Zona Tengah langsung mengerahkan KN Gajah Laut guna mengevakuasi para penumpang," ujar Laksma Bakamla Teguh Prasetya dilansir dari ANTARA.
KN Gajah Laut, yang memiliki kemampuan dan fasilitas untuk operasi SAR di laut, langsung menjadi kapal komando di lapangan.
Laksma Teguh menjelaskan bahwa para korban yang berhasil diselamatkan dari air maupun dari bagian kapal yang masih aman, segera dievakuasi dan dibawa ke atas KN Gajah Laut serta kapal-kapal nelayan setempat yang turut membantu.
Detik-Detik Kepanikan di Atas Kapal
Situasi di atas KM Barcelona V sendiri digambarkan sangat mencekam. Api yang dilaporkan mulai berkobar dari bagian atas kapal dengan cepat membesar, membuat penumpang yang terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak dilanda kepanikan luar biasa.
Dalam situasi hidup dan mati, sebagian dari mereka bahkan nekat melompat ke laut untuk menyelamatkan diri menghindari api dan asap tebal yang menyesakkan.
Kengerian insiden ini terekam jelas dalam sebuah siaran video langsung yang dilakukan oleh salah satu penumpang dan beredar luas.
"Dalam sebuah video yang disiarkan langsung oleh salah satu penumpang, terlihat kobaran api membesar di bagian atas kapal. Asap pekat membumbung tinggi, sementara suara teriakan penumpang terdengar jelas di latar."
Rekaman amatir ini menjadi saksi bisu betapa gentingnya situasi yang dihadapi para penumpang sebelum tim penyelamat tiba.
Operasi penyelamatan ini merupakan sebuah kerja tim gabungan. Selain Bakamla, tim dari Basarnas, masyarakat nelayan setempat, dan berbagai instansi terkait lainnya bahu-membahu menyisir perairan di sekitar kapal yang terbakar untuk memastikan tidak ada satu pun korban yang tertinggal atau tidak tertolong.
Fokus utama tim adalah keselamatan seluruh jiwa yang ada di KM Barcelona yang terbakar di perairan Talise, Sulut.
“Proses evakuasi masih terus berlangsung. Fokus kami adalah menyelamatkan seluruh penumpang yang berada di kapal,” kata Laksma Teguh, menegaskan prioritas utama dari operasi gabungan tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan, penyebab pasti dari kebakaran yang menimpa KM Barcelona V masih belum diketahui.
Pihak berwenang masih berkonsentrasi penuh pada upaya evakuasi dan penyelamatan, sementara investigasi mengenai sumber api akan dilakukan setelah seluruh penumpang dan awak kapal berhasil diamankan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Operasi Dramatis Peyelamatan Penumpang KM Barcelona dari Kobaran Api, Bakamla Kerahkan KN Gajah Laut
-
Detik-detik Kapal Motor Barcelona Terbakar di Sulut, Penumpang Lompat ke Laut
-
KM Barcelona Kebakaran Hebat, 2 Kapal Perang TNI AL Dikerahkan untuk Evakuasi
-
Kapolda Riau Ikut Padamkan Karhutla, gegara Asap Sampai ke Malaysia?
-
2 Anak Tewas, Cerita Ibu Korban Kebakaran di Tebet Nekat Lompat dengan Bayi yang Digendongnya
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Kecam Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, DPR Bakal Segera Panggil Menpora
-
Tokoh Lintas Generasi Temui JK, Sudirman Said: Kita Harus Perkuat Kepemimpinan Intrinsik