Kalkulasi untung-rugi inilah yang membuat setiap manuver di Senayan patut dicermati, karena bisa jadi menentukan nasib Gibran di Istana.
PSI sebagai Sekoci Politik? Peran Kaesang dan Restu 'Pak Lurah'
Di tengah ketidakpastian dukungan koalisi, ada sebuah "sekoci" politik yang tampaknya sengaja disiapkan: Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Dipimpin oleh adiknya, Kaesang Pangarep, dan didukung penuh oleh sang ayah, Jokowi, PSI bertransformasi menjadi kendaraan politik yang menarik untuk diperhitungkan.
Dukungan Jokowi untuk PSI bukan lagi rahasia.
Dalam Kongres PSI di Solo pada Juli 2025, Jokowi secara terbuka menyatakan akan bekerja keras untuk membesarkan partai berlambang gajah tersebut.
"Saya akan selalu mendukung PSI. Oleh sebab itu saya akan bekerja keras untuk PSI," ujar Jokowi, yang disambut meriah oleh para kader.
Langkah ini bisa dibaca sebagai strategi dua kaki.
Di satu sisi, Gibran menjalankan tugasnya di dalam pemerintahan Prabowo.
Baca Juga: Jokowi Kerja Keras untuk PSI: Blueprint Rahasia Menuju 2029 Dibocorkan
Di sisi lain, keluarganya membangun basis kekuatan politik independen melalui PSI.
Jika suatu saat Gibran kehilangan dukungan di koalisi utama, PSI yang solid dan loyal bisa menjadi alat tawar (bargaining power) yang sangat kuat.
Dengan kata lain, PSI disiapkan sebagai jaminan agar Gibran dan kepentingan politik keluarganya tetap relevan dan memiliki suara, apa pun dinamika yang terjadi di pemerintahan.
Rapor Kinerja Gibran: Kebijakan sebagai Tameng Politik
Cara paling elegan untuk melawan serangan politik adalah dengan menunjukkan kinerja.
Tampaknya, Gibran memahami betul hal ini. Sejak dilantik, ia aktif terlibat dalam berbagai program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat, terutama generasi muda dan kelompok ekonomi bawah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Rentetan OTT KPK, DPR Ingatkan Kepala Daerah Tak Main-main dengan Jabatan
-
KUHP Baru Resmi Berlaku, DPR Ingatkan Ancaman Zona Abu-Abu bagi Ribuan Perkara Pidana
-
Pramono Anung: Transjabodetabek Mau Buka Rute Baru ke Soetta dan Jababeka
-
Tampak Tenang, Begini Detik-detik Kedatangan Bupati Pati Sudewo di KPK Usai Terjaring OTT
-
Kejari Batam: Kasus TPPO dan PMI Ilegal Marak, Lima Hingga Sepuluh Perkara Tiap Bulan
-
Truk Seruduk Pembatas Jalan di Casablanca, Rute Transjakarta 6D Terpaksa Dipangkas
-
KPK Tangkap Bupati Pati Terkait Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa
-
Kena OTT, Wali Kota Madiun Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap Proyek dan Dana CSR
-
156 Siswa Terpapar Narkotika, Gerindra Desak Pemprov DKI Perketat Penjualan Obat Keras
-
BGN Akui Sejumlah Dapur MBG Belum Sesuai Standar, Penyebabnya Program Percepatan