Suara.com - Dedi Mulyadi melontarkan candaan yang cukup berani kepada Presiden Indonesia, Prabowo Subianto.
Candaan tersebut berupa jodoh di mana diutarakan Gubernur Jawa Barat tersebut dalam peluncuran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, pada Senin, 21 Juli 2025.
Dedi Mulyadi awalnya menyinggung satu hal yang menurutnya sulit ditemukan di koperasi. Ia menyebut, dari semua manfaat yang ditawarkan koperasi, ada satu hal yang langka, yaitu pasangan hidup.
"Pak presiden cuma satu yang tidak didapatkan di koperasi pas saya cek pak. Yaitu, cari jodoh susah di koperasi," kata Dedi Mulyadi dalam video yang kemudian hadir di Instagramnya pada Selasa, 22 Juli 2025.
Presiden Prabowo Subianto, yang duduk di barisan depan, turut tertawa lepas mendengar candaan dari Dedi Mulyadi. Suasana formal seketika berubah menjadi lebih santai dan penuh keakraban.
Meski tampak terhibur, Prabowo Subianto tak tinggal diam. Sambil tersenyum, ia memberikan balasan bernada ancaman jenaka yang justru semakin menghangatkan suasana.
"Awas kau," ujar Prabowo Subianto singkat, yang kembali disambut tawa oleh Dedi Mulyadi dan para tamu lainnya.
Interaksi ringan antara kedua tokoh ini menunjukkan kedekatan mereka di luar panggung politik.
Acara peresmian Kopdes Merah Putih sendiri merupakan program strategis yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa dan memberdayakan masyarakat melalui sistem gotong royong modern.
Baca Juga: 'Kakak-Adik' Gerindra-PDIP? Prabowo Kejutkan Elite PDIP Pada Pertemuan di Klaten
Candaan mengenai jodoh tersebut sontak mengingatkan publik pada status pribadi Prabowo Subianto.
Sebagai informasi, Prabowo Subianto diketahui pernah menikah dengan Siti Hediati Hariyadi, atau yang akrab disapa Titiek Soeharto.
Mereka menikah pada Mei 1983 dan dikaruniai seorang anak bernama Ragowo Hediprasetyo, yang dikenal sebagai Didiet Hediprasetyo.
Hanya saja, pernikahan Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto hanya bertahan 15 tahun. Keduanya bercerai di 1998, bertepatan dengan berakhirnya orde baru.
Sementara itu Dedi Mulyadi diketahui sudah dua kali menikah. Pertama, ia mempersunting Sri Muliawati.
Dari pernikahan ini, Dedi Mulyadi dan Sri Mulyawati dikaruniai seorang putra bernama Maulana Akbar Ahmad Habibie. Hanya saja saat Maulana berumur 3 bulan, sang ibu meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Prabowo Sebut Gerindra-PDIP Bak Kakak-Adik, Deddy Sitorus Klaim Posisi Partainya Spesial, Kenapa?
-
Prabowo Sebut Gerindra-PDIP Seperti Kakak-Adik, Analis: Beda Rumah, Tapi Saling Membantu
-
Eks Pimpinan KPK Ketawa Dengar Vonis 'Kapitalis' Tom Lembong: Lama-lama Hakim Bisa Hukum Prabowo
-
Balasan Menohok Dedi Mulyadi usai Didemo Pelaku Usaha Pariwisata Soal Larangan Study Tour
-
Prabowo Luncurkan 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih, Gerakan Strategis Bangun Ekonomi Rakyat
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
Buntut Napi Korupsi Ngopi di Kendari: Supriadi Dipindah ke Nusakambangan, Karutan Resmi Dicopot
-
Perang AS vs Iran Bikin Harga Kondom Melejit: Permintaan Naik, Stok Menipis
-
Viral Kue Ulang Tahun Bongkar Skandal Toko Hantu di Pemesanan Lewat Ojek Online
-
Ritual Pengusiran Setan Berujung Maut, 2 Nyawa Melayang, Pelaku Bebas dari Hukuman
-
Bukan Sekadar Aturan, Hal Ini Jadi Tantangan Terberat UU PPRT di Lapangan
-
Tunggu Pramono Anung Pulang, Paripurna Ganti Ketua DPRD DKI Digelar 30 April
-
Mengapa Tawuran di Jakarta Tak Pernah Usai? Sosiolog: Mereka Butuh Didengarkan, Bukan Dikhotbahi
-
Mensos Gus Ipul Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Gorontalo dan Pagar Alam
-
Jalur Perdagangan Selat Hormuz Ditutup Donald Trump Membuat Posisi Diplomasi Iran Semakin Terjepit
-
Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia, Pertamina Perluas Akses Deteksi Dini Kanker Payudara