Suara.com - awasan Jalan Raya Cilincing dan Jalan Jampea di Jakarta Utara mendadak gelap gulita dalam beberapa malam terakhir.
Penyebabnya? Aksi nekat pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) oleh sekelompok pria yang membongkar paving blok di pinggir jalan demi mengincar tembaga dalam kabel!
Insiden ini pertama kali diketahui warga sejak Minggu, 20 Juli 2025. Lampu-lampu jalan yang biasanya menerangi sepanjang jalur vital tersebut mendadak padam.
Hal tersebut menciptakan suasana mencekam dan meningkatkan potensi kejahatan serta risiko kecelakaan lalu lintas.
Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan fakta mengejutkan, kabel PJU yang berada di bawah paving blok telah raib dibongkar maling.
Aksi para pelaku terbilang ekstrem mereka membongkar paving blok sepanjang 200 hingga 300 meter demi mencuri kabel dan mengambil tembaga dari dalamnya.
Kondisi gelap ini sontak menuai keluhan para pengendara yang melintasi ruas jalan tersebut, terutama di malam hari.
“Bahaya banget! Gelap total, apalagi di sekitar Tol Koja, jalannya rawan,” ujar salah satu pengemudi ojek online.
Namun aksi kriminal ini akhirnya terbongkar setelah terekam kamera oleh seorang sopir truk yang melintas di Jalan Jampea.
Baca Juga: Sempat Diremehkan 'Anak Kecil Tahu Apa', Kisah Ketua RT Gen Z Viral, Berujung Panggilan Wali Kota
Video berdurasi singkat itu menampilkan sejumlah pria sedang sibuk membongkar paving blok dan menarik kabel di pinggir jalan.
Rekaman tersebut kemudian viral di media sosial, memancing atensi aparat kepolisian.
Polisi bergerak cepat. Pada Rabu, 23 Juli 2025, jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara melakukan penyelidikan ke lokasi kejadian.
Dengan cepat mereka berhasil mengamankan tujuh pria yang diduga terlibat dalam pencurian kabel tersebut.
“Kami menerima informasi dari masyarakat dan melihat video viral yang menunjukkan aktivitas mencurigakan di sekitar Pintu Tol Koja. Setelah kami cek ke lapangan, benar saja, ditemukan kelompok pria sedang memotong kabel di pinggir jalan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno G, kepada wartawan.
Dalam penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa enam potong kabel PJU berukuran sekitar 1,5 meter.
Berita Terkait
-
Sempat Diremehkan 'Anak Kecil Tahu Apa', Kisah Ketua RT Gen Z Viral, Berujung Panggilan Wali Kota
-
Kebakaran Rumah Dua Lantai di Jakarta Utara, Dua Belas Unit Pemadam Dikerahkan
-
Banjir Masih Rendam Dua RT di Jakarta Utara
-
Pengusaha Bandung Apes, Gak Bisa Huni Apartemen Meski Telah Rogoh Kocek Rp6,3 Miliar
-
Tangkap Preman-preman di Jakarta, Polisi: Negara Harus Hadir di Tengah Masyarakat
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan