BPS juga mencatat besaran garis kemiskinan pada Maret 2025 berada di angka Rp477.966 per kapita per bulan.
Dari jumlah itu, sebagian besar atau 74,89 persen merupakan pengeluaran untuk kebutuhan makanan, yakni sebesar Rp357.943.
Sisanya, sebesar Rp120.023, adalah kebutuhan bukan makanan seperti pendidikan, kesehatan, dan perumahan.
Jika dihitung rata-rata, setiap rumah tangga miskin di Sulsel memiliki 5,23 orang anggota. Dengan demikian, total garis kemiskinan per rumah tangga mencapai Rp2.499.762 per bulan.
Artinya, rumah tangga dengan pengeluaran di bawah angka tersebut masih dikategorikan miskin.
Sejak Maret 2019, tingkat kemiskinan di Sulsel mengalami fluktuasi. Kenaikan signifikan sempat terjadi pada Maret dan September 2020, bersamaan dengan puncak pandemi COVID-19 yang berdampak luas terhadap ekonomi masyarakat.
Lalu, periode 2020–2022 menjadi masa yang berat, di mana lonjakan angka kemiskinan tidak dapat dihindari akibat pembatasan aktivitas ekonomi, pemutusan hubungan kerja, dan berkurangnya penghasilan rumah tangga.
Namun, sejak 2023, grafik perlahan membaik seiring dengan melandainya pandemi dan pulihnya mobilitas masyarakat serta roda perekonomian.
Walau demikian, BPS mencatat, Sulsel adalah provinsi dengan jumlah penduduk miskin terbesar se Sulawesi.
Baca Juga: Masalah Ketimpangan RI Makin Ngeri, Kaum Elite Justru Happy
Sulsel berada di Provinsi Sulawesi Selatan dengan jumlah penduduk miskin 698,13 ribu orang, sedangkan jumlah penduduk miskin terendah berada di Provinsi Sulawesi Barat yaitu 152,31 ribu orang.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Upaya Kabur Gagal, Dua Tersangka Korupsi Kementan Diciduk Polisi di Ogan Ilir
-
Bazar Ramadan, Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan
-
Mabes TNI Jelaskan Mutasi Pati: Pangdam Jaya Jadi Bintang Tiga, Jabatan Kaster TNI Diaktifkan Lagi
-
Pemkot Semarang Siapkan 7 Armada Bus Angkut Pemudik Asal Semarang di Jakarta
-
Media Israel Tuduh Mojtaba Khamenei Patah Kaki Habis Dibom Demi Pencitraan Jadi Pahlawan
-
Ironi Jakarta Menuju Kota Global: Aspal Terus Dibongkar Akibat Tak Punya Sarana Utilitas Terpadu
-
Prabowo: Krisis Global Jadi Peluang, Indonesia Percepat Swasembada Pangan dan Energi
-
1 Tahun Danantara, Prabowo Pesan: Eling dan Waspada Kelola Kekayaan Negara!
-
Prabowo Tegaskan Tak Mau Laporan Palsu di BUMN dan Danantara: Jangan Main-Main!
-
Prabowo Apresiasi Kinerja BPI Danantara, ROA Naik 300 Persen pada 2025